RADAR MALIOBORO -Irma Kartika Anggraeni, yang akrab dipanggil Anggie, menjadi sorotan publik setelah komedian Harabdu Tohar alias Bedu menggugat cerai talak terhadapnya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada (22/9/2025). Setelah menjalani pernikahan selama 15 tahun sejak (7/2/2010), hubungan mereka kini menghadapi ujian besar dengan proses perceraian yang sedang berjalan.
Sebelum menikah, Irma bekerja sebagai pegawai di sebuah perusahaan. Namun setelah resmi menjadi istri Bedu, ia memutuskan untuk fokus pada keluarga dan perannya sebagai ibu dari tiga anak, yaitu Muhammad Abrar Darraz Rayyan, Muhammad Devan Zeuroun, dan Mayla Faisha. Selain mengurus rumah tangga, Irma juga dikenal sebagai pengusaha yang mengelola bisnis dekorasi acara dengan brand Dwina Decor. Aktivitas bisnis dan kehidupannya kerap dibagikan lewat media sosial, meski kini akun Instagram pribadinya @anggie_bedu telah dikunci seiring dengan kabar gugatan cerai.
Sebagai sosok yang pernah menjadi pegawai dan beralih jadi pengusaha, Irma menampilkan sisi mandiri dan adaptif dalam kesehariannya. Dalam perjalanan rumah tangganya bersama Bedu, yang dikenal sebagai komedian dan aktor, Irma sempat mengalami berbagai dinamika, mulai dari menyesuaikan diri dengan status suaminya sebagai figur publik hingga menghadapi tantangan finansial yang sempat dialami Bedu. Bedu sendiri pernah terbuka mengenai kondisi perekonomiannya yang menurun drastis, bahkan harus menjual aset untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Perjalanan cinta Bedu dan Irma dimulai dari perkenalan saat Bedu sedang syuting di rumah teman. Meskipun sempat muncul pro dan kontra sebelum menikah, Irma akhirnya dapat menerima status Bedu sebagai publik figur dan menjalin rumah tangga dengannya dengan penuh pengertian. Mereka berdua menjaga komunikasi yang jujur dan terbuka sebagai kunci keharmonisan sebelum akhirnya terpisah jalan.
Sidang perdana gugatan cerai dijadwalkan pada (30/9/2025) dengan agenda mediasi. Masyarakat menanti proses ini berjalan lancar demi kebaikan bersama, terutama demi kebahagiaan ketiga anak mereka.
(Adessia Miftahullatifah)
Editor : Iwa Ikhwanudin