RADAR MALIOBORO – Italia mengirim kapal perang kedua, fregat Alpino (F594), untuk mendukung armada bantuan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) yang berlayar menuju Gaza, kata Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto pada Kamis (25/9/2025).
Dikutip dari Reuters, pengiriman ini bukan tambahan kapal, melainkan pengganti fregat sebelumnya, Virginio Fasan (F591).
“Kami sudah mengirim satu kapal dan satu lagi dalam perjalanan, siap menghadapi segala kemungkinan,” ujar Crosetto, dikutip dari VOI.
Fregat Fasan telah berangkat lebih dulu pada Rabu (24/9/2025), beberapa jam setelah flotilla melaporkan serangan drone di perairan internasional sekitar 30 mil laut dari Pulau Gavdos, Yunani.
Sumber AP News menyebutkan serangan itu melibatkan granat kejut dan zat iritan, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.
Kementerian Pertahanan Italia menekankan bahwa langkah ini bersifat perlindungan dan kesiapsiagaan.
Alpino akan menggantikan Fasan, sehingga kehadiran angkatan laut Italia di lokasi bersifat pengganti, bukan pengawalan ganda permanen.
Armada bantuan Global Sumud Flotilla terdiri dari sekitar 50 kapal sipil dengan ratusan aktivis, termasuk tokoh publik seperti Greta Thunberg.
Flotilla menolak tawaran Italia untuk menurunkan bantuan di Siprus dan menyalurkannya ke Gaza melalui Gereja Katolik setempat. Mereka tetap ingin menembus blokade laut Israel secara langsung, dikutip dari EU News.
Meski demikian, beberapa kapal flotilla sempat menghadapi kendala teknis. Kapal utama “Family” terpaksa mundur akibat masalah mesin, dan awak serta bawaannya dipindahkan ke kapal lain dalam armada, dikutip dari El Pais.
Respons internasional beragam, Roma menyatakan langkahnya sebagai upaya negara memastikan keselamatan warga negaranya yang berada di flotilla, sementara Israel menekankan haknya untuk mencegah masuknya kapal-kapal ke kawasan yang menurutnya masih berstatus zona konflik.
Para pengamat memperingatkan potensi eskalasi ketegangan jika konvoi tetap memaksakan pelayaran menuju Gaza.
(Maulina)
Editor : Iwa Ikhwanudin