Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Armada Global Sumud Flotilla Semakin Dekati Garis Pantai Gaza, Beberapa Kapal Misterius Sempat Dekati Konvoi

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 2 Oktober 2025 | 12:42 WIB
Pantauan lokasi konvoi Global Sumud Flotilla yang semakin mendekati garis pantai Gaza.
Pantauan lokasi konvoi Global Sumud Flotilla yang semakin mendekati garis pantai Gaza.

RADAR MALIOBORO – Armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) melalui saluran resmi Telegram melaporkan bahwa sejumlah kapal tak dikenal mendekati konvoi pada Rabu (1/10/2025) pukul 05.30 waktu setempat. Beberapa kapal tersebut berlayar tanpa menyalakan lampu, yang memicu kekhawatiran akan kemungkinan interupsi.

“Para peserta GSF menerapkan protokol keamanan sebagai persiapan untuk kemungkinan interupsi,” tulis penyelenggara GSF melalui kanal resmi Telegram. Aktivitas drone di sekitar flotilla juga dilaporkan meningkat dalam beberapa jam terakhir.

Sebelumnya, kapal perang Italia yang sempat mengawal konvoi memutuskan untuk menghentikan pengawalannya. Dikutip dari Reuters, pihak Kementerian Pertahanan Italia pada Selasa (30/9/2025) mengumumkan bahwa fregat Italia hanya akan mendampingi hingga jarak 150 mil laut (278 kilometer) dari garis pantai Gaza.

Kini, konvoi dilaporkan sudah berada sejauh 120 mil laut, atau sekitar 222 kilometer dari Gaza. Wilayah tersebut dekat dengan area di mana konvoi-konvoi kemanusiaan sebelumnya pernah diinterupsi atau diserang.

Flotilla yang mengangkut sekitar 500 orang, termasuk anggota parlemen, tenaga medis, jurnalis, dan aktivis internasional itu bertujuan menembus blokade Israel dan mengantarkan bantuan kemanusiaan secara langsung.

Italia sempat mendesak peserta GSF untuk menerima usulan kompromi dengan menurunkan bantuan di pelabuhan Siprus demi menghindari bentrok langsung dengan pasukan Israel. Namun, usulan tersebut berulang kali ditolak oleh pihak penyelenggara.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni bahkan mendesak agar misi dihentikan dan memperingatkan adanya risiko rusaknya rencana perdamaian Timur Tengah yang sedang digagas Presiden AS Donald Trump.

“Itulah sebabnya saya berpendapat bahwa flotilla harus berhenti sekarang dan menerima salah satu usulan yang diajukan untuk pengiriman bantuan secara aman.” tulis Meloni melalui akun resminya di X pada Selasa (30/9/2025).

Selain Italia dan Spanyol yang sebelumnya mengirimkan kapal perang, Turki juga menyatakan dukungannya. Palang Merah Turki pada Senin (29/9/2025) memberikan bantuan makanan dan medis untuk memperkuat misi kemanusiaan GSF.

Dengan semakin dekatnya jarak konvoi ke Gaza, potensi interupsi semakin besar. Laporan mengenai kapal-kapal misterius dan meningkatnya aktivitas drone menambah ketegangan di tengah perjalanan armada kemanusiaan yang sedang menjadi sorotan internasional, termasuk dari netizen yang juga ikut memantau dan membagikan update terkini kondisi konvoi Global Sumud Flotilla melalui media sosial.

(Maulina) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Global Sumud Flotilla #global #palestina #gaza #Dekati #Global Sumud