Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Ribuan Ayam Mati, Peternak di Aceh Barat Daya Rugi Rp800 Juta Akibat Pemadaman Listrik

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 7 Oktober 2025 | 03:18 WIB
Ilustrasi Ribuan Ayam Mati, Peternak di Aceh Barat Daya Rugi Rp800 Juta.
Ilustrasi Ribuan Ayam Mati, Peternak di Aceh Barat Daya Rugi Rp800 Juta.

RADAR MALIOBORO - Peternak ayam di Kabupaten Aceh Barat Daya mengalami kerugian besar yang ditaksir mencapai Rp 800 juta setelah pemadaman listrik yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Insiden ini menyebabkan ribuan ekor ayam milik peternak mati karena kandang sistem Close House (CH) yang bergantung pada listrik tidak berfungsi. 

Peternak yang terdampak, Muhammad Hatta, menjelaskan bahwa sekitar 18.000 ekor ayam siap panen miliknya mati akibat kepanasan. Kandang sistem Close House yang digunakannya sangat bergantung pada blower atau kipas bertenaga listrik untuk menjaga sirkulasi udara.

"Saat listrik padam, ayam-ayamnya tidak mendapat sirkulasi udara dan akhirnya mati massal," ujar Hatta.

Hatta mengungkapkan, bobot ayam yang mati saat itu rata-rata 2 kilogram per ekor dengan harga jual Rp25.000 per kilogram. Secara total, kerugian akibat matinya 18.000 ekor ayam tersebut, termasuk biaya pakan dan operasional, diperkirakan mencapai Rp800 juta.

Sebanyak 18.000 ekor ayam yang mati itu sendiri sudah dikubur pada Senin lalu (30/9) menggunakan alat berat sebagai bagian dari pembersihan kandang.

Hatta sempat berupaya melakukan antisipasi dengan menyalakan genset non-stop selama tiga hari. Namun, pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, genset tersebut mengalami kerusakan dan terpaksa berhenti bekerja secara terus-menerus. Akibatnya, sistem ventilasi kandang mati total dan ribuan ayam pun tidak bisa diselamatkan.

Ia juga menambahkan, sebelum pemadaman, pihaknya sudah mencoba menghubungi pihak PLN, baik melalui aplikasi maupun jalur konfirmasi, namun tidak mendapat kepastian terkait jadwal pemadaman.

(Dela Apriyanti)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#mati #pemadaman #ayam #Ribuan #pemadaman aliran listrik #aceh