Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kodaline Resmi Umumkan Perpisahan Setelah Meliris Album Kelima Sebagai Karya Penutup

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:56 WIB
Ilustrasi Kodaline Resmi Umumkan Perpisahan Setelah Meliris Album Kelima Sebagai Karya Penutup. (Instagram @Kodaline)
Ilustrasi Kodaline Resmi Umumkan Perpisahan Setelah Meliris Album Kelima Sebagai Karya Penutup. (Instagram @Kodaline)

RADAR MALIOBORO - Kabar mengejutkan datang dari band asal Irlandia, Kodaline. Grup musik yang dikenal lewat lagu-lagu emosional seperti All I Want, High Hopes, dan The One ini secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan mengakhiri perjalanan bermusik mereka setelah satu dekade bersama.

Melalui unggahan di akun resmi mereka, Kodaline menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para penggemar yang telah mendukung mereka sejak awal karier. Dalam video pengumuman tersebut, para personel tampak mengenang perjalanan panjang mereka di industri musik serta berbagai momen berharga selama tur di berbagai negara.

Band yang dibentuk pada tahun 2012 ini telah menelurkan sejumlah album sukses, seperti In a Perfect World (2013), Coming Up for Air (2015), Politics of Living (2018), dan One Day at a Time (2020). Musik mereka yang kerap mengangkat tema cinta, kehilangan, dan harapan berhasil menyentuh jutaan pendengar di seluruh dunia.

Meski memutuskan untuk berpisah, Kodaline menyebutkan bahwa mereka masih memiliki rencana untuk kembali ke studio sebelum benar-benar menutup lembaran perjalanan mereka. Hal ini memberi harapan kepada para penggemar akan adanya karya terakhir yang spesial sebagai penutup satu dekade kebersamaan mereka.

Kabar perpisahan ini sontak membuat para penggemar di berbagai belahan dunia membanjiri kolom komentar media sosial Kodaline dengan pesan haru dan ucapan terima kasih.

“Terima kasih telah menjadi bagian dari hidup kami lewat musik yang begitu jujur dan menyentuh hati,” tulis salah satu penggemar di postingan @Kodaline.

Meski demikian, musik mereka akan tetap hidup di hati para pendengar setia di seluruh dunia.

(Dela Apriyanti) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#musik #bubar #kodaline