RADAR MALIOBORO - Nanang adalah seorang pedagang es cincau dari Kota Bogor yang menjadi perhatian publik setelah kisah hidup dan kemampuannya yang luar biasa viral di media sosial. Ia menguasai empat bahasa asing, yaitu Inggris, Jerman, Arab, dan Belanda, yang dipelajarinya secara mandiri lewat interaksi dengan turis dan bantuan dari tetangga. Nanang sudah berjualan es cincau selama lebih dari 15 tahun di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, namun sebelumnya ia pernah bekerja sebagai pemandu wisata sejak tahun 1985, termasuk saat masih sekolah di tingkat SMA, serta menjual oleh-oleh bagi para wisatawan.
Kemampuan bahasa asing Nanang menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, hingga akhirnya mereka bertemu dan berbincang langsung. Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi sangat terkesan dan berjanji akan membantu Nanang dengan menawarkannya posisi sebagai penerjemah bahasa asing pribadi. Janji ini juga sempat direkam dan viral, memicu harapan besar masyarakat bahwa Nanang akan mendapatkan pekerjaan yang sesuai kemampuannya.
Namun, janji itu belum terealisasi hingga kini, sehingga membuat Nanang merasa kecewa dan tidak diperlakukan adil. Ia menegaskan bahwa janji yang telah diucapkan, apalagi jika tersebar di media sosial, bukanlah sekadar omongan kosong melainkan harus dihargai dan ditepati. Nanang berharap bukan hanya menjadi asistennya atau penerjemah resmi, tetapi agar janji tersebut dihormati tanpa memandang status sosialnya.
Gubernur Dedi Mulyadi kemudian meminta maaf secara terbuka kepada Nanang atas ketidaknyamanan ini. Ia mengungkapkan bahwa tidak ada niat untuk mengecewakan dan berjanji akan mencari solusi yang terbaik. Selain itu, Dedi juga menawarkan tempat bagi Nanang untuk berjualan cincau di lokasi wisata Lembur Pakuan, Subang, kediaman pribadinya, dengan jatah berjualan pada akhir pekan.
(Adessia Miftahullatifah)
Editor : Iwa Ikhwanudin