Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Cara Membedakan Jamur Beracun dan Jamur Layak Konsumsi

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 23 Oktober 2025 | 23:21 WIB
Cara membedakan jamur beracun dan layak konsumsi (Pinterest)
Cara membedakan jamur beracun dan layak konsumsi (Pinterest)

RADAR MALIOBORO - Jamur adalah salah satu sumber pangan yang banyak diminati karena rasa dan kandungan gizinya. Namun, penting untuk berhati-hati karena tidak semua jamur aman dikonsumsi. Beberapa jamur mengandung racun yang berbahaya bahkan bisa mematikan. Berikut cara membedakan jamur beracun dan jamur yang layak untuk dimakan agar tetap aman saat mengonsumsi jamur.

1. Perhatikan warna jamur

Jamur beracun seringkali memiliki warna mencolok seperti merah, kuning cerah, ungu, atau biru. Contoh jamur beracun terkenal adalah Amanita muscaria dengan tudung merah bertabur bintik putih. Sebaliknya, jamur yang aman biasanya berwarna netral seperti putih, krem, coklat muda, atau abu-abu. Namun hati-hati, ada juga jamur beracun yang warnanya polos seperti Death Cap (Amanita phalloides) yang berwarna hijau-putih.

2. Cium aroma jamur

Jamur yang aman biasanya memiliki bau segar yang ringan, seperti bau hutan setelah hujan. Jamur beracun sering kali berbau busuk, amis, atau bau kimia yang tajam seperti ammoniak. Aroma ini merupakan indikator penting untuk membedakan jenis jamur tersebut.

3. Perhatikan tekstur dan kondisi fisik jamur

 Jamur beracun cenderung mudah hancur saat disentuh, berlendir, atau berlendir dan memiliki permukaan yang licin. Sedangkan jamur yang aman bertekstur kenyal, padat, dan kering saat disentuh. Jika kamu mencoba memecah jamur dan terdapat lendir atau cairan berbau tidak sedap, sebaiknya hindari.

4. Perhatikan habitat tempat tumbuh jamur

Jamur beracun umumnya tumbuh di area yang kotor seperti daerah yang penuh sampah, kotoran hewan, atau tanah yang tercemar. Jamur yang aman tumbuh di lingkungan alami yang bersih, seperti hutan, padang rumput, atau area perkebunan yang tidak tercemar bahan kimia.

Baca Juga: Imbas dari Tolak Visa Atlet Israel, Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Internasional

Ada beberapa cara tradisional yang digunakan petani untuk mengidentifikasi jamur beracun, misalnya mematangkan jamur bersama nasi putih, lalu memperhatikan perubahan warna nasi. Jika nasi berubah menjadi lebih gelap maka kemungkinan jamur tersebut mengandung racun. Namun, cara ini tidak selalu akurat, sehingga disarankan untuk hanya mengonsumsi jamur dari sumber terpercaya agar aman.

(Adessia Miftahullatifah)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#konsumsi #jamur #layak #beracun #membedakan