Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Lonjakan Kasus Influenza Tipe A di Indonesia, Jakarta dalam Kewaspadaan

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 12:22 WIB
Ilustrasi masyarakat yang sudah mulai waspada, sehingga menggunakan masker (foto: tiktok, mnctrijaya)
Ilustrasi masyarakat yang sudah mulai waspada, sehingga menggunakan masker (foto: tiktok, mnctrijaya)

RADAR MALIOBORO – Indonesia, khususnya Jakarta, mengalami lonjakan kasus influenza tipe A yang signifikan sejak awal Oktober 2025. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat peningkatan kasus flu hingga 38%, didominasi oleh subtipe H3N2 yang kini menjadi varian utama di kawasan Asia Tenggara. Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta menunjukkan adanya peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sejak Juli 2025, mencapai 1.966.308 kasus hingga Oktober 2025. Sejumlah rumah sakit di Jakarta mulai kewalahan menangani pasien dengan gejala serupa influenza, yang meliputi demam tinggi, batuk, pilek, nyeri otot dan sendi, hingga muntah-muntah.

Kemenkes RI telah mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan kasus ini, seiring dengan tren serupa yang terjadi di beberapa negara Asia Tenggara. Faktor-faktor seperti perubahan cuaca ekstrem, rendahnya tingkat vaksinasi influenza musiman, pola penyebaran penyakit, dan kualitas udara yang menurun diduga menjadi pemicu lonjakan kasus ini. Gejala influenza A serupa dengan gejala flu pada umumnya, seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sakit kepala, kelelahan, dan nyeri otot. Virus ini menyebar melalui percikan air liur (droplet) saat batuk, bersin, atau berbicara.

Masyarakat diimbau untuk kembali memperketat protokol kesehatan, termasuk penggunaan masker, terutama di masa peralihan musim. Langkah-langkah pencegahan lainnya meliputi menjaga kebersihan tangan, menerapkan pola hidup sehat, dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit. Vaksinasi influenza tahunan juga sangat dianjurkan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita penyakit kronis. Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti lonjakan kasus ini dan menekankan perlunya penguatan sistem kesehatan nasional serta edukasi masyarakat mengenai protokol kesehatan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa lonjakan kasus ini bukan pandemi dan dapat ditangani di puskesmas maupun rumah sakit. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan yang telah disebutkan.

(Laeli Musfiroh)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#jakarta #tipe A #influenza #influenza a