Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Museum Sonobudoyo, Destinasi Edukasi Budaya dengan Koleksi Terlengkap Kedua di Indonesia

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:38 WIB

Museum Sonobudoyo, Destinasi Edukasi Budaya Dengan Koleksi Terlengkap (Pinterest)
Museum Sonobudoyo, Destinasi Edukasi Budaya Dengan Koleksi Terlengkap (Pinterest)


RADAR MALIOBORO - Museum Sonobudoyo adalah museum budaya dan sejarah yang sangat penting di Yogyakarta, Indonesia, khususnya untuk kebudayaan Jawa. Museum ini didirikan pada tahun 1935 atas prakarsa Java Instituut, sebuah lembaga yang fokus pada pelestarian budaya Jawa, Madura, Bali, dan Lombok. Pendirian museum ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono VIII pada (6/12/1935). Nama "Sonobudoyo" berasal dari bahasa Jawa, di mana "Sono" berarti tempat dan "Budoyo" berarti kebudayaan, sehingga museum ini menjadi tempat penyimpanan berbagai warisan budaya.

Baca Juga: Sejarah dan Perkembangan Wayang Kulit Nusantara, Warisan Budaya yang Tetap Hidup di Tanah Jawa

Museum Sonobudoyo terdiri dari dua unit utama. Unit I terletak di Jalan Trikora No. 6 Yogyakarta, sementara Unit II berada di Ndalem Condrokiranan, Wijilan, sebelah timur Alun-Alun Utara Keraton Yogyakarta. Unit I berfungsi sebagai ruang pamer utama yang menampilkan koleksi permanen, ruang pamer temporer, ruang pagelaran wayang, dan gedung koleksi, sedangkan Unit II menjadi ruang penyimpanan koleksi dan kantor museum.

Baca Juga: Makna Simbolik Gunungan, Penjaga Keseimbangan dalam Pertunjukan Wayang Kulit

Bangunan museum khas dengan arsitektur rumah joglo yang mengadopsi arsitektur masjid keraton kesepuhan Cirebon, didesain oleh Ir. Th. Karsten. Keberadaan museum erat hubungannya dengan yayasan Java Instituut yang menonjolkan pelestarian budaya Jawa dan sekitarnya selama masa kolonial.

Baca Juga: Kisah Legendaris Tokoh Punakawan Dalam Pewayangan Jawa yang Penuh Filosofi dan Makna

Koleksi museum sangat lengkap dan berjumlah sekitar 43.000 benda, dengan penambahan koleksi yang rutin dari hibah, ganti rugi, barang titipan, dan pesanan. Koleksi ini meliputi artefak sejarah dari zaman Neolitik, patung perunggu abad ke-8, berbagai bentuk wayang kulit, senjata kuno seperti keris dan topeng Jawa, serta manuskrip berharga yang menjadi sumber budaya dan ilmiah. Museum juga memiliki ruang pamer yang memamerkan benda-benda arkeologi dari prasejarah hingga era Hindu-Buddha dan pengaruh Islam di Jawa.

Baca Juga: Daftar Lengkap Wayang Kulit Di Indonesia yang Wajib Diketahui

Museum ini juga berfungsi sebagai lembaga edukasi dan penelitian, mengelola koleksi dan melakukan pengawetan serta bimbingan edukatif kultural bagi pengunjung. Museum Negeri Sonobudoyo merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah yang berada di bawah Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga: Pameran Internasional di ISI Yogyakarta: JMMK #17 dan YICAF Menjadi Sorotan

Dengan lokasinya yang strategis di pusat kota Yogyakarta dan koleksi yang luas, Museum Sonobudoyo merupakan destinasi edukasi dan wisata budaya yang tak boleh dilewatkan untuk mengenal lebih dalam sejarah dan kekayaan budaya Jawa serta Nusantara. Museum ini buka dari Selasa sampai Minggu dengan jam operasional sekitar pukul 08.00 sampai 20.00 WIB.

(Adessia Miftahullatifah)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#museum #museum sonobudoyo #sonobudoyo #wisata