RADAR MALIOBORO - Usai memakai jas hujan motor, penyimpanan yang benar sangat penting agar jas hujan tidak bau apek dan cepat rusak. Pertama, jas hujan sebaiknya tidak langsung dilipat dalam keadaan basah karena hal itu dapat menyebabkan jamur dan bau tidak sedap. Lebih baik, segera gantung jas hujan dengan hanger di tempat yang berventilasi baik untuk mengeringkannya secara alami. Bila perlu, setelah digunakan, bilas jas hujan dengan air bersih agar bekas air hujan yang bersifat asam dan kotoran hilang sehingga bahan jas hujan lebih awet dan tidak mudah sobek.
Selanjutnya, setelah jas hujan benar-benar kering, baru dapat dilipat kembali sesuai lipatan pabrikannya dan disimpan di tempat yang kering dan teduh, hindari menjemur langsung di bawah sinar matahari karena bisa merusak lapisan parasut jas hujan. Sebaiknya simpan jas hujan di tas khusus atau wadah yang memungkinkan sirkulasi udara sehingga meminimalisir risiko bau apek dan pertumbuhan jamur. Jika harus menyimpan di motor, hindari menaruh jas hujan di bawah jok motor karena suhu panas dan lembab di bawah jok dapat merusak bahan jas hujan.
Selain cara di atas, ada beberapa tips tambahan seperti mengeringkan jas hujan dengan diangin-anginkan di tempat tertutup, menggunakan kain mikro fiber untuk mengelap jika ingin mempercepat proses pengeringan, dan mengikuti pola lipatan asli jas hujan untuk menghindari kerusakan pada jahitan maupun ritsleting. Penggunaan tas punggung, saddle bag, atau tank bag juga sangat membantu agar jas hujan tetap rapi, bersih, dan siap digunakan kapan saja tanpa bau tidak sedap.
Dengan menerapkan cara-cara ini, jas hujan motor tidak hanya akan terjaga kebersihan dan keawetannya, tetapi juga siap digunakan kondisi prima saat hujan tiba. Perawatan yang tepat membuat jas hujan lebih tahan lama dan nyaman dipakai, sekaligus menghemat pengeluaran untuk membeli jas hujan baru terlalu sering. Jadi, jangan lupa untuk selalu merawat jas hujan dengan benar setelah dipakai agar terhindar dari bau apek dan jamur.
(Adessia Miftahullatifah)
Editor : Iwa Ikhwanudin