Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Profil Kak Seto, Sahabat Anak Indonesia yang Konsisten Mengabdi untuk Generasi Bangsa, Dikabarkan Stroke Ringan

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 30 Oktober 2025 | 00:37 WIB
Kak Seto mengalami stroke ringan.
Kak Seto mengalami stroke ringan.

RADAR MALIOBORO — Kabar mengejutkan datang dari psikolog anak ternama, Seto Mulyadi, atau yang akrab dikenal sebagai Kak Seto. Sosok yang selama ini menjadi panutan dalam dunia pendidikan dan perlindungan anak itu baru-baru ini dikabarkan mengalami stroke ringan (mild stroke). Di usianya yang kini 74 tahun, kondisi tersebut membuat banyak pihak terkejut, meski Kak Seto tetap tampil tegar dan optimistis dari ruang perawatan rumah sakit.

Kak Seto mengungkapkan bahwa dirinya terdiagnosis mild stroke yang menyerang fungsi kognitif, bukan motorik. Ia juga mengalami detak jantung tidak beraturan (aritmia), namun menegaskan bahwa penyebab utamanya adalah kekentalan darah, bukan gangguan pada jantung. “Syukur, pola hidup sehat selama ini cukup membantu,” ujarnya dengan nada penuh semangat.

Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 28 Agustus 1951 ini dikenal sebagai tokoh penting di dunia anak Indonesia. Sejak 1970-an, ia telah mendedikasikan hidupnya untuk tumbuh kembang generasi muda. Kariernya dimulai saat bergabung membantu pasangan legendaris Pak Kasur dan Ibu Kasur dalam dunia pendidikan anak.

Perjalanan pendidikannya pun tidak main-main. Kak Seto meraih gelar Sarjana, Magister, hingga Doktor Psikologi dari Universitas Indonesia. Selain dikenal di dunia akademis, ia juga sukses menggabungkan edukasi dan hiburan. Karyanya yang paling dikenang tentu karakter boneka Si Komo yang sempat menjadi ikon anak-anak Indonesia di era 1990-an.

Tak berhenti di situ, Kak Seto juga mendirikan Yayasan Mutiara Indonesia pada 1982, serta menggagas pembangunan Istana Anak-Anak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ia juga merupakan pendiri Homeschooling Kak Seto yang masih aktif hingga kini.

Dalam kiprahnya sebagai aktivis, Kak Seto pernah menjabat Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) selama lebih dari satu dekade, sebelum akhirnya mendirikan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) yang kini ia pimpin. Bersama saudara kembarnya, Kresno Mulyadi—yang juga seorang psikiater anak—ia terus memperjuangkan hak-hak anak di Tanah Air.

Meski tengah menjalani masa pemulihan, semangat Kak Seto tak surut. Melalui unggahan di media sosialnya, ia mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat, serta mengingatkan pentingnya gaya hidup sehat. “Ayo, mulai hidup sehat dari sekarang, karena itu sangat membantu di masa tua nanti. Tetap semangat!” tulisnya di postingan Instagram @kaksetosahabatanak.

Baca Juga: Tips Menyimpan Jas Hujan yang Tepat Agar Tidak Bau Apek

(Dela Apriyanti)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kak seto #stroke ringan #sahabat anak