Sultan Ibrahim atau yang sering kita kenal Tan Malaka adalah salah satu pahlawan nasional dan pemikir bangsa.
Tan Malaka sendiri lahir pada 2 Juni 1897 di Nagari Pandam Gadang, Suliki, Sumatera Barat.
Jasanya bisa dibilang besar bagi bangsa Indonesia. Karena beliaulah yang memperkenalkan pertama kali tentang gagasan republik yang kemudian ide itu menjadi inspirasi presiden Soekarno.
Gagasannya tersebut di ia tuangkan didalam artikel yang berjudul Naar de Republiek yang diterbitkan pada tahun 1925.
Yang kemudian gagasan ini disebut menjadi inspirasi dua buku yang ditulis oleh Moh.
Hatta yang berjudul Indonesia Vrije (1928) dan Ir. Soekarno yang berjudul mencapai indonesia merdeka(1933).
Walau pun begitu, datuk Tan Malaka lebih di kenal sebagai tokoh gerakan kiri yang menganut paham Marxisme.
Sehingga beliau di tuduh komunis oleh negara sendiri. Yang membuat ahkir hidup nya tragis dihabisi tanpa pengadilan karena di tuduh pemberontak oleh pemerintahan Indonesia pada saat itu.
Tan Malaka dikenal juga sebagai pejuang yang berani dan berjiwa sosial. Ia merupakan seorang pemikir besar untuk kemajuan bangsa.
Seorang patriot yang gagasan dan karyanya takkan pernah hilang dari negara ini bahkan bisa disebut sebagai filsuf nya Indonesia.
Salah satu karya beliau yang masi terkenal sekarang ialah buku Madilog yang menjadi bacaan banyak orang khususnya kaula muda pada saat ini.
Buku yang membahas tentang materialism,dialegtika dan logika.
Buku ini banyak di cari oleh masyrakat dan akademisi serta kaula muda untuk memhami bagaimana pemikiran seorang tan Malaka tentang kehidupan dan bernegara.
penulis : z.hidayat kan