Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kecelakaan Truk Solar di Kalijambe: Alarm untuk Pengawasan Angkutan BBM dan Kesejahteraan Sopir

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 12 November 2025 | 18:59 WIB
Kecelakaan di depan Pasar Kalijambe, Purworejo, Selasa (11/11/2025). (Sumber: Radarjogja)
Kecelakaan di depan Pasar Kalijambe, Purworejo, Selasa (11/11/2025). (Sumber: Radarjogja)

RADAR MALIOBORO – Kecelakaan maut yang melibatkan truk pengangkut solar dan dua kendaraan pribadi di Jalan Raya Kalijambe, Purworejo, pada Selasa (11/11) pagi, kembali mengingatkan publik akan pentingnya identifikasi jalur rawan dan kesiapan sistem tanggao darurat di wilayah perlintasan antarprovinsi.

Truk yang melaju dari arah Magelang dilaporkan hilang kendali dan menghantam mobil Avanza serta Suzuki Carry. Sopir truk tewas ditempat, sementara lalu lintas sempat lumpuh selama beberapa jam. Meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan, warga menyebut bahwa jalur Kalijamber memang kerap menjadi titik rawan kecelakaan karena kontur jalan yang menanjak dan sempit, serta minimnya rambu peringatan.

Alih-alih hanya fokus pada dampak kecelakaan, insiden ini membuka ruang evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur dan sistem penanganan darurat. Apakah jalur-jalur vital seperti Kalijambe sudah dilengkapi dengan sistem peringatan dini, jalur evakuasi, dan pos pemantauan aktif? Apakah sopir angkutan besar mendapat pelatihan keselamatan berkala?

Pemerintah daerah dan instansi terkait perlu menjadikan kejadian ini sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, baik dari Dinas Perhubungan, kepolisian, hingga BPBD. Sebab, keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pengemudi, tetapi juga sistem yang mendukung.

Kecelakaan ini juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi sopir angkutan berat, terutama yang membawa muatan berisiko seperti bahan bakar. Jam kerja panjang, tekanan pengiriman, dan minimnya fasilitas istirahat di jalur lintas provinsi menjadi tantangan yang kerap diabaikan. Pemerintah dan Perusahaan pengangkut perlu memastikan bahwa sopir mendapat pelatihan keselamatan, pemeriksaan kesehatan berkala, serta dukungan psikologis yang memadai.

Jika tidak ada perbaikan sistemik, insiden seperti di Kalijambe bisa terus berulang. Tragedi ini seharusnya menjadi alarm bagi semua pihak bahwa keselamatan jalan bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga soal manusia yang mengoperasikannya. Dari sopir hingga regulator, semua punya peran dalam mencegah nyawa melayang sia-sia di jalan raya.

(Hanifah Okta)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kalijambe #kalijambe purworejo #kecelakaan #truk solar #maut