Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Merapi Erupsi Lagi: Warga Siaga, Komunitas Lokal Siap Jadi Garda Terdepan Mitigasi

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 12 November 2025 | 21:21 WIB
Erupsi Merapi pada Rabu (12/11) (Sumber: Instagram @badan.geologi)
Erupsi Merapi pada Rabu (12/11) (Sumber: Instagram @badan.geologi)

RADAR MALIOBORO – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas signifikan dengan meluncurkan awan panas sejauh 1,7 kilometer ke arah Kali Krasak pada Rabu (12/11). Meski status tetap di level Siaga (Level III), peristiwa ini kembali menguji kesiapan warga lereng Merapi dan efektivitas sistem mitigasi berbasis komunitas.

Alih-alih panik, warga di beberapa dusun seperti Turgo, Kaliadem, dan Kinahrejo justru menunjukkan respons yang terkoordinasi. Sirine peringatan dini berbasis komunitas langsung diaktifkan, sementara relawan desa tanggap bencana (Destana) bergerak cepat mengarahkan warga ke titik kumpul yang telah ditentukan. “Kami sudah terbiasa dengan pola Merapi. Yang penting informasi cepat dan jelas,” ujar Sumarno, relawan dari Umbulharjo.

Fenomena ini menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam sistem peringatan dini. Meski PVMBG dan BPBD terus memantau aktivitas vulkanik, kecepatan informasi di tingkat lokal menjadi kunci keselamatan. Beberapa dusun bahkan telah mengembangkan sistem komunikasi berbasis radio HT dan grup WhatsApp lintas RT untuk mempercepat penyebaran informasi.

Di sisi lain, aktivitas ekonomi warga tetap berjalan dengan penyesuaian. Petani menunda aktivitas di ladang yang berada di zona rawan, sementara pelaku wisata di kawasan Kaliuang mulai membatasi kunjungan ke titik-titik tertentu. “Kami tidak ingin ambil risiko, tapi juga tidak ingin panik berlebihan,” kata Yuni, pengelola homestay di Pakem.

Erupsi Merapi kali ini bukan hanya pengingat akan potensi bahaya, tetapi juga bukti bahwa kesiapsiagaan bukan semata urusan pemerintah. Komunitas lokal, dengan kearifan dan pengalaman mereka, menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan dan ketenangan di tengah ancaman alam yang terus berulang.

(Hanifah Okta)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#awan panas guguran #erupsi #gunung merapi