RADAR MALIOBORO – Penyanyi pop asal Amerika Serikat, Sabrina Carpenter, akan kembali dunia akting dengan membintangi sekaligus memproduseri film musikal terbaru yang terinspirasi dari kisah klasik Alice in Wonderland. Proyek ini dikembangkan oleh Universal Pictures dan akan digarap oleh sutradara sekaligus penulis naskah Lorene Scafaria.
Meski judul film belum diumumkan secara resmi, proyek ini menandai kali pertama Carpenter dipercaya memimpin produksi film besar di studio utama Hollywood. Peran yang akan ia mainkan masih dirahasiakan, begitu pula jadwal produksi film tersebut. Namun, media AS melaporkan bahwa ide film ini berasal dari Carpenter sendiri, yang mengajukannya ke Universal pada tahun lalu.
Lorene Scafaria, yang sebelumnya dikenal lewat film Hustler (2019) yang dibintangi Jennifer Lopez, dikabarkan tertarik untuk bergabung setelah melihat potensi adaptasi musikal dari dunia fantasi ciptaan Lewis Carrol tersebut. Kisah Alice in Wonderland sendiri telah diadaptasi dalam berbagai versi, termasuk animasi Disney tahun 1951 dan film live-action karya Tim Burton pada 2010.
Carpenter, yang kini berusia 26 tahun, tengah berada di puncak karier musiknya. Ia baru saja meraih enam nominasi grammy Award, termasuk untuk Album of the Year lewat album ketujuhnya Man’s Best Friend. Di sela tur Short n’Sweet, ia juga dijadwalkan tampil di panggung utama BST Festival London musim panas ini.
Meski kini dikenal sebagai penyanyi, Carpenter memulai kariernya sebagai aktris cilik di Disney Channel lewat peran Maya Hart dalam serial Girl Meets World. Ia juga pernah membintangi film Work It, Tall Girl, dan The Hate U Give. Tahun depan, ia akan tampil sebagai Bintang tamu dalam acara special The Muppet Show di Disney+.
Film musikal ini akan mengangkat kembali kisah Alice, gadis muda yang terjatuh ke dalam lubang kelinci dan menjelajahi dunia penuh makhluk aneh dan menakjubkan. Dengan keterlibatan Carpenter dan Scafaria, adaptasi ini diprediksi akan menghadirkan nuansa segar dan musikal yang memikat bagi generasi baru penonton.
(Hanifah Okta)
Editor : Iwa Ikhwanudin