RADAR MALIOBORO – Kabar perceraian aktor Korea Selatan Na Daehoon dengan istrinya, Jule, kembali menjadi sorotan. Dalam pernyataan resmi, pengacara Daehoon menegaskan kliennya sudah mantap bercerai, meski sang aktor memilih bungkam di hadapan publik. Sikap ini menimbulkan diskusi luas, bukan hanya soal rumah tangga selebritas, tetapi juga tentang pola komunikasin baru di dunia hiburan Korea.
Jika sebelumnya publik terbiasa melihat selebritas tampil langsung menjelaskan masalah pribadi, kini tren mulai bergeser. Pengacara menjadi juru bicara utama, sementara sang akrtis menjaga jarak dari media. Pola ini dianggap sebagai strategi untuk melindungi citra publik sekaligus menghindari emosional yang bisa memperburuk keadaan.
Bukan hanya Daehoon, beberapa selebritas Korea lain juga memilih jalur yang serupa, menyerahkan komunikasi kepada tim hukum. Hal ini mencerminkan semakin profesionalnya industri hiburan Korea dalam menangani isu sensitif, termasuk perceraian.
Di sisi lain, publik menilai sikap bungkam Daehoon justru menimbulkan tanda tanya. Banyak penggemar berharap ada klarifikasi langsung dari sang aktor, bukan hanya melalui pengacara. “Kami ingin mendengar dari Daehoon sendiri, bukan sekadar pernyataan hukum,” tulis salah satu komentar di forum penggemar yang dikutip oleh Radar Jogja.
Meski demikian, pengamat hiburan menilai langkah ini bisa menjadi standar baru. Dengan menyerahkan komunikasi kepada pengacara, artis dapat fokus pada karier dan kehidupan pribadi, sementara isu hukum ditangani secara professional. “Ini bagian dari transformasi indsutri hiburan Korea, di mana artis tidak lagi harus menanggung beban komunikasi publik sendiri,” ujar seseorang pengamat yang dikutip Jawa Pos.
Perceraian Na Daehoon dan Jule kini bukan hanya soal putusnya hubungan rumah tangga, melainkan juga simbol perubahan cara selebritas Korea berinteraksi dengan publik. Ke depan, tren ini bisa menjadi rujukan bagi artis lain yang menghadapi masalah serupa.
(Hanifah Okta)
Editor : Iwa Ikhwanudin