RADAR MALIOBORO – Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah, menunjukkan kepeduliannya terhadap korban banjir yang melanda Aceh dan Padang dengan menyumbangkan dana sebesar Rp 1 miliar. Bantuan ini sepenuhnya bersumber dari dana pribadinya dan tidak melibatkan penggalangan donasi publik.
Gus Miftah menjelaskan bahwa dari total bantuan tersebut, ia telah mengalokasikan Rp 500 juta untuk masyarakat di Aceh. Dana ini telah diinformasikan kepada tim relawannya di Banda Aceh, yang akan segera membeli kebutuhan pokok dan sembako untuk disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana. Ia berharap, bantuan ini dapat langsung dirasakan dan memenuhi kebutuhan mendesak para korban.
Sementara itu, sisa dana sebesar Rp 500 juta akan digunakan untuk menyediakan sembako yang akan dikirimkan ke Padang dalam waktu dekat. Gus Miftah memastikan bahwa pengiriman bantuan ini akan dilakukan segera setelah mekanisme distribusi siap dan terkoordinasi dengan baik.
"Ini murni dari uang pribadi saya. Saya juga mendukung siapa saja yang ingin menggalang dana untuk membantu korban banjir," ungkap Gus Miftah. Untuk mempercepat proses penyaluran, ia memilih untuk tidak mengirimkan logistik dari Jakarta. Sebagai gantinya, Gus Miftah lebih memilih memberdayakan jaringan relawannya di lokasi bencana untuk berbelanja kebutuhan dan membantu proses distribusi.
Gus Miftah berencana untuk mengunjungi Aceh setelah menyelesaikan kegiatan di Lampung. Dalam kunjungannya, ia akan memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan dibutuhkan oleh masyarakat setempat. "Bahan pangan adalah kebutuhan yang paling mendesak saat ini," tandasnya.
Dengan inisiatif ini, Gus Miftah berharap dapat menginspirasi masyarakat lain untuk ikut berkontribusi dalam membantu korban bencana dan memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.
(Laeli Musfiroh)
Editor : Iwa Ikhwanudin