Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Fenomena Langit Spektakuler! Hujan Meteor Geminid Siap Sambangi Indonesia 13-14 Desember ini!

Magang Radar Malioboro • Rabu, 10 Desember 2025 | 23:15 WIB

Ilustrasi Hujan Meteor
Ilustrasi Hujan Meteor
RADAR JOGJA - Fenomena langit kembali terjadi di Indonesia pada akhir pekan ini. Hujan Meteor Geminid diprediksi akan terlihat jelas pada Sabtu malam, 13 Desember 2025, hingga Minggu pagi, 14 Desember 2025.

Peristiwa tahunan ini menjadi salah satu tontonan astromoni favorit karena jumlah meteor yang melintas cukup tinggi, bahkan sering disebut memiliki kecantikan yang sebanding denan hujan meteor Perseid.

Hujan meteor sendiri terjadi saat butiran debu dari luar angkasa memasuki atmosfer Bumi dan bersentuhan dengan udara.

Gesekan tersebut kemudian memunculkan kilatan cahaya yang terlihat seperti bintang jatuh di langit malam Indonesia.

Melansir dari Radar Surabaya, asal usul meteor Geminid berkaitan dengan asteroid 3200 Phaeton, objek langit dari kelompok Apollo yang memiliki lintasan dekat dengan orbit Mars.

Fenomena ini pertama kali tercatat pada Desember 1862, sehingga tergolong baru jika dibandingkan dengan hujan meteor Perseid yang sudah diamati sejak tahun 36 Masehi.

Menurut laporan Space.com, laju meteor Geminid berada di kisaran 35 km per detik. Kecepatan tersebut terbilang lebih pelan dibandingkan meteor Perseid yang melaju sekitar 60 km per detik maupun Orionids yang mencapai 72 km per detik.

Meteoroid pada hujan meteor Geminid diketahui memiliki struktur yang jauh lebih padat, bahkan mencapai empat kali lebih keras dibandingkan partikel debu dari komet pada umumnya.

Kondisi tersebut membuat kilatan cahaya yang dihasilkan tampak lebih terang dan bertahan lebih lama di langit malam.

Ahli meteor asal Inggris, Alastair McBeath, turut menilai bahwa penampakan Geminid pada tahun ini berpotensi menjadi salah satu yang paling memukau.

Ia mengatakan bahwa Geminid 2025 menawarkan kualitas visual yang setarra denan Perseid pada Agustus lalu dan bisa menjadi yang paling spektakuler yang pernah diamati dari permukaan bumi.

Di kalangan penggemar astronomi, Geminid kerap dijuluki “Gems” karena cahaya meteor yang begitu berkilau.

Tahun ini, keindahan hujan meteor tersebut akan semakin menonjol berkat keberadaan bintang biru terang spica yang terletak hanya beberapa derajat dari titik radian, sehingga menambah pesona panorama langit malam.

Hujan meteor Geminid mulai dapat diamati sejak pukul 21.00 WIB, ketika titik radian sudah naik hingga 30 derajad.

Fenomena ini akan mencapai puncaknya menjelang dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, saat jumlah meteor yang melintas berada pada intensitas tertingginya.

Untuk menikmati peristiwa langit ini secara optimal, para pengamat dianjurkan memilih lokasi yang bebas dari cahaya kota, misal area lapang, pedesaan, atau tempat yang jauh dari lampu jalan.

Kondisi langit yang gelap akan sangat menentukan seberapa banyak meteor yang dapat terlihat.

Fenomena hujan meteor Geminid di Akhir pekan ini diperkirakan menjadi salah satu tontonan langit paling memukau di akhir tahun 2025 ini.

Dengan laju sekitar 35 km per detik dan tingkat kemunculan yang tinggi, hujan meteor ini diperkirakan mampu menampilkan ratusan lintasan cahaya di setiap jamnya.

Jadi jangan lewatkan pengalaman untuk melihat hujan meteor ini. Karena meteor Geminid tahun ini diperkirakan akan spektakuler dan masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menyaksikan keindahan langit malam secara langsung.

Penulis: Alif Rizki Wahyu N K

Editor : Bahana.
#meteor #meteorid