RADAR MALIOBORO — Universitas Oxford, melalui Blavatnik School of Government, secara resmi menunjuk Dr. Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan RI, sebagai pengajar dalam program bergengsi World Leaders Fellowship. Penunjukan yang diumumkan pada Rabu (10/12/2025) ini tidak hanya menjadi kehormatan pribadi, tetapi juga penegasan atas pengakuan global terhadap kualitas kepemimpinan Indonesia.
Sri Mulyani dijadwalkan memulai peran barunya sebagai dosen tamu di Inggris selama satu tahun penuh pada tahun 2026. Program Fellowship ini secara spesifik dirancang untuk para pemimpin dunia yang sedang bertransisi setelah menyelesaikan tugas di jabatan publik tingkat tinggi.
Blavatnik School memilih Sri Mulyani karena rekam jejaknya yang tak tertandingi dalam kepemimpinan ekonomi, baik di level nasional maupun global. Pengalaman beliau yang mencakup posisi strategis sebagai Menteri Keuangan Indonesia hingga Direktur Pelaksana Bank Dunia dianggap sebagai aset berharga yang sangat dibutuhkan.
Dekan Blavatnik School, Ngaire Woods, menyambut hangat kedatangan Sri Mulyani, menilai wawasan dan pengalaman beliau dalam kebijakan ekonomi global akan menjadi sumber belajar yang luar biasa bagi mahasiswa.
"Saya berharap dapat berkontribusi secara bijaksana terhadap komunitas ini, berbagi pengalaman sambil terus belajar," ujar Sri Mulyani, melihat Blavatnik School sebagai ruang krusial untuk mempertemukan berbagai perspektif dalam membahas tantangan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks.
Selama menjalani fellowship, peran Sri Mulyani tidak hanya terbatas pada pengajaran. Beliau akan terlibat aktif dalam serangkaian kegiatan akademik:
Diskusi kebijakan tingkat tinggi dengan para pemimpin global.
Pendampingan mendalam bagi mahasiswa dari lebih dari 60 negara.
Eksplorasi dan pengembangan pendekatan baru dalam tata kelola pemerintahan.
Penunjukan ini memperpanjang daftar tokoh Indonesia yang mendapat kepercayaan dari lembaga kepemimpinan internasional, mengikuti jejak Anies Baswedan (Fulbright Scholarship 2004), Tri Rismaharini (Leadership Training Program 2005), dan Merry Mardiasmo (Australia Awards Fellowship 2012).
Bergabungnya Sri Mulyani di Universitas Oxford semakin mengukuhkan bahwa kontribusi dan keahlian pemimpin Indonesia semakin diakui dan dibutuhkan dalam diskusi dan perumusan kebijakan publik dunia.
(Affrendi Kurniawan)
Editor : Iwa Ikhwanudin