RADAR MALIOBORO– Astra terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial berkelanjutan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Sebagai salah satu perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia, Astra menjalankan kontribusi sosialnya melalui empat pilar utama, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan, yang diperkuat oleh peran sembilan yayasan di bawah naungannya.
Salah satu inisiatif yang tengah menjadi perhatian adalah program Desa Sejahtera Astra yang difokuskan pada pemberdayaan ekonomi desa petani kopi di Cikajang, Garut. Melalui program ini, Astra mendorong peningkatan kesejahteraan petani dengan memperkuat kapasitas, akses usaha, serta kelembagaan pertanian berbasis komunitas.
Upaya tersebut membuahkan hasil nyata. Pendapatan keluarga petani kopi di Desa Sejahtera Astra Cikajang tercatat meningkat signifikan, dari rata-rata Rp1,3 juta per bulan menjadi sekitar Rp3,7 juta. Bahkan, sebagian keluarga petani kini mampu meraih pendapatan lebih dari Rp4,5 juta per bulan. Selain itu, petani juga telah memiliki koperasi mandiri yang berperan penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem usaha kopi rakyat.
Tak hanya berdampak secara ekonomi, program ini juga membuka peluang kopi Arabika Garut menembus pasar global. Produk kopi dari desa tersebut kini telah diekspor ke berbagai negara seperti Eropa, Dubai, Mesir, Singapura, hingga pengiriman terbaru ke Thailand.
Dikutip melalui web resmi Astra, Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menyampaikan bahwa penguatan potensi lokal menjadi kunci dalam membangun kemandirian desa. “Penguatan ekosistem kopi Garut merupakan wujud komitmen kami untuk mendukung kesejahteraan desa dengan membangun potensi lokal yang memberikan manfaat berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui Desa Sejahtera Astra, perusahaan terus mendorong penerapan standar kualitas, teknik budidaya modern, serta penguatan pemahaman petani terhadap pengolahan dan pemasaran berbasis nilai tambah, guna menciptakan desa yang mandiri dan berdaya saing.
(Alena Mutiara)
Editor : Iwa Ikhwanudin