RADAR MALIOBORO - Musim liburan akhir tahun biasanya dibarengi dengan musim hujan yang bisa datang kapan pun dan di mana pun. Cuaca seperti ini membuat jalanan menjadi licin dan jarak pandang terganggu yang beresiko mengakibatkan kecelakaan.
Kondisi tersebut tentu berbahaya jika pengendara tidak memiliki kondisi tubuh yang fit dan fokus yang baik saat berkendara.
Selain faktor manusianya sendiri, kondisi motor juga wajib diperiksa terlebih dahulu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan.
Jalanan saat musim liburan biasanya jauh lebih padat. Karena itu, jangan sampai kelalaian dalam mengecek kondisi motor justru menjadi malapetaka, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
Lalu, apa saja komponen yang perlu dicek?
1. Ban dan Tekanan Angin
Ban menjadi komponen pertama yang harus mendapat perhatian. Ban luar yang mulai menipis sangat berbahaya saat melintasi jalan basah karena daya cengkramnya berkurang drastis.
Tekanan angin juga perlu disesuaikan. Hindari tekanan yang terlalu tinggi, melainkan gunakan tekanan ban yang lebih rendah agar ban dapat menapak lebih stabil di permukaan jalan licin.
2. Sistem Pengereman
Rem bekerja lebih keras saat hujan karena jarak pengereman menjadi lebih panjang. Kampas rem yang sudah menipis dapat membuat pengereman terasa tidak pakem, terutama di jalan menurun atau saat lalu lintas padat.
Kebersihan area rem juga penting karena lumpur dan air dapat mengganggu kinerjanya jika dibiarkan menumpuk.
3. Oli Mesin dan Oli CVT
Oli yang sudah kotor atau volumenya berkurang bisa membuat mesin cepat panas dan respons motor menurun. Saat digunakan untuk perjalanan jauh, kondisi ini berisiko memicu kerusakan serius.
Khusus motor matik, oli CVT juga perlu dicek karena berperan penting dalam kelancaran transmisi, terutama saat motor sering melewati jalan tergenang air.
4. Kelistrikan dan Lampu
Lampu utama, lampu rem, dan sein harus dipastikan menyala optimal agar pengendara lain dapat melihat pergerakan motor dengan jelas.
Aki yang mulai melemah sebaiknya segera diganti, karena sistem kelistrikan sangat krusial saat hujan deras atau ketika berkendara di malam hari.
5. Busi dan Tutup Busi
Air hujan dan cipratan dari jalan bisa masuk ke area busi jika kondisinya tidak rapat. Busi yang lembab berpotensi membuat mesin brebet atau bahkan mati mendadak.
Pengecekan sederhana, seperti memastikan busi bersih dan tutupnya terpasang rapat, dapat mencegah motor mogok di tengah perjalanan.
6. Rantai dan Gir
Untuk motor manual, rantai dan gir harus berada pada tingkat kekencangan yang ideal. Rantai yang terlalu kering atau berkarat dapat mempercepat keausan komponen.
Intinya jangan ragu mengeluarkan biaya untuk pengecekan kendaraan sebelum liburan, daripada nantinya malah mengeluarkan biaya untuk kerusakan motor atau untuk mengobati diri sendiri karena kecelakaan.
Jika tidak terlalu paham dan tidak mau ribet mengecek motor sendiri, sebaiknya bawa kendaraan anda ke bengkel terpercaya atau dealer resmi di sekitar tempat tinggal.
(Affrendi Kurniawan)
Editor : Iwa Ikhwanudin