RADAR MALIOBORO - Musim hujan kerap datang bersamaan dengan petir yang menyambar tiba-tiba. Fenomena alam ini dapat menimbulkan luka berat hingga kematian jika tersambar ke manusia, karena energinya mencapai jutaan volt.
Kasus orang tersambar petir masih terus terjadi, seperti yang terjadi baru-baru ini di Gunung Merbabu, Jawa Tengah (25/12) yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Oleh karena itu, risiko sambaran petir dapat diminimalkan dengan kewaspadaan dan langkah pencegahan yang tepat:
1. Hindari Area Terbuka dan Objek Tinggi
Saat hujan disertai petir, sebaiknya segera menjauh dari area terbuka seperti lapangan, sawah, taman, atau jalan raya.
Petir cenderung menyambar objek yang paling tinggi atau berada di ruang terbuka luas. Berteduh di bawah pohon juga sangat berisiko karena energi petir dapat merambat dari pohon ke tubuh manusia.
Objek tinggi seperti tiang listrik, menara, pagar logam, dan struktur besi juga perlu dihindari karena bersifat konduktor listrik.
2. Segera Cari Perlindungan yang Aman
Jika berada di luar ruangan dan mendengar suara guntur, segeralah masuk ke dalam bangunan tertutup atau mobil dengan pintu dan jendela tertutup rapat.
Kendaraan tertutup relatif aman karena arus petir akan mengalir melalui bodi luar kendaraan, bukan ke penumpang di dalamnya.
3. Jauhi Air dan Aktivitas yang Menggunakannya
Air merupakan penghantar listrik yang sangat baik. Saat terjadi badai petir, hindari berenang, mandi, mencuci, atau beraktivitas di kolam renang, sungai, maupun laut.
Baca Juga: Masih Bingung? Ini Perbedaan Content Writing dan Copywriting
Sambaran petir di sekitar area air dapat menghantarkan energi listrik dan membahayakan siapa pun yang berada menyentuhnya..
4. Waspada Meski Berada di Dalam Rumah
Risiko tersambar petir tidak sepenuhnya hilang meski berada di dalam ruangan. Petir dapat merambat melalui jaringan listrik, kabel, dan pipa logam.
Oleh karena itu, sebaiknya cabut perangkat elektronik dari stop kontak untuk menghindari lonjakan arus listrik.
5. Jaga Jarak dengan Orang Lain
Saat terpaksa berteduh di luar ruangan, jangan berdiri bergerombol. Jaga jarak antarindividu beberapa meter untuk mengurangi risiko hantaran energi listrik jika petir menyambar di sekitar lokasi.
(Affrendi Kurniawan)
Editor : Iwa Ikhwanudin