Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tren Makan Anggur di Bawah Meja Saat Tahun Baru, Benarkah Bikin Cepat Jodoh?

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 31 Desember 2025 | 21:45 WIB
“Ilustrasi tradisi makan anggur di bawah meja yang dipercaya membawa jodoh”
“Ilustrasi tradisi makan anggur di bawah meja yang dipercaya membawa jodoh”

RADAR MALIOBORO — Malam pergantian tahun dari 31 Desember ke 1 Januari selalu identik dengan berbagai cara unik untuk merayakannya. Ada yang memilih menyalakan kembang api, berkumpul bersama keluarga, hingga menghabiskan waktu bersama teman terdekat. Namun, beberapa tahun terakhir, muncul satu tren unik yang ramai diperbincangkan di media sosial, yakni makan 12 butir anggur di bawah meja tepat saat pergantian tahun.

Tren ini dipercaya dapat mendatangkan jodoh bagi mereka yang melakukannya. Caranya terbilang sederhana tapi tak biasa, seseorang bersembunyi di bawah meja dan memakan 12 butir anggur tepat pada detik pergantian tahun. Meski terdengar seperti mitos, tak sedikit warganet yang ikut mencoba dan membagikan pengalaman mereka, sehingga tren ini semakin viral dan mengundang rasa penasaran.

Kepercayaan ini sebenarnya berasal dari tradisi Spanyol yang dikenal dengan sebutan “las doce uvas de la suerte” atau 12 anggur keberuntungan. Tradisi tersebut sudah ada sejak akhir abad ke-19 dan awalnya berkembang di kota Alicante, Spanyol. Kala itu, kebiasaan makan anggur dilakukan untuk menghabiskan stok anggur yang melimpah, sebelum akhirnya dipercaya membawa keberuntungan di tahun yang baru.

Setiap butir anggur melambangkan satu bulan dalam setahun. Orang yang memakannya sambil memanjatkan harapan diyakini akan mendapatkan keberuntungan, kesehatan, dan kebahagiaan sepanjang tahun. Seiring berkembangnya zaman, tradisi ini mengalami modifikasi, termasuk tambahan kepercayaan soal jodoh yang kini populer di media sosial.

Meski begitu, belum ada bukti ilmiah yang memastikan ritual ini benar-benar bisa mendatangkan pasangan hidup. Banyak orang memaknainya sekadar sebagai simbol harapan dan cara menyenangkan untuk menyambut tahun baru.

Pada akhirnya, terlepas dari mitos yang beredar, momen pergantian tahun tetap menjadi waktu yang tepat untuk refleksi diri dan membuka lembaran baru. Soal jodoh, mungkin bukan soal anggur atau meja, melainkan tentang kesiapan hati dan keberanian membuka diri pada kesempatan baru.

(Alena Mutiara)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#makan #tahun baru #jodoh #anggur