Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Sebulan Menjelang Ramadan: Ini 9 Persiapan Sederhana Biar Puasamu Lebih Kuat

Magang Radar Malioboro • Kamis, 8 Januari 2026 | 18:57 WIB
Latihan tidur lebih awal dan bangun sebelum subuh menjadi salah satu persiapan agar saat bulan Ramadan tidak melewatkan waktu sahur. (Ilustrasi/AI)
Latihan tidur lebih awal dan bangun sebelum subuh menjadi salah satu persiapan agar saat bulan Ramadan tidak melewatkan waktu sahur. (Ilustrasi/AI)

RADAR MALIOBORO - Ramadan 2026 kurang dari 45 hari lagi. Masih ada cukup waktu untuk mempersiapkan diri, baik secara jasmani maupun rohani, sebelum bulan suci benar-benar dimulai.

Kenapa persiapan menjelang Ramadan itu penting?

Bagi umat Islam, bulan puasa bukan sekadar soal kuat menahan lapar dan haus seharian. Selama 30 hari penuh, ada banyak amalan dan aktivitas ibadah yang seharusnya dimaksimalkan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, sulit rasanya menjalani Ramadan secara optimal jika kondisi fisik sudah menurun lebih dulu, sementara kebiasaan buruk belum juga ditinggalkan. 

Baca Juga: IPO 2026, Peluang Cuan Baru bagi Ritel

Di sisi lain, Puasa Ramadan juga tidak boleh dianggap sebagai beban. Justru sebaliknya, bulan tersebut bisa menjadi momentum untuk memperbaiki diri soal keimanan, disiplin, pola hidup, dan pengelolaan waktu sehari-hari.

Kebiasaan baik yang dimulai secara perlahan sejak 30 hari sebelum Ramadan akan membantu tubuh dan pikiran beradaptasi. Alhasil, saat puasa dimulai, kamu tidak merasa kaget atau kewalahan. Bahkan, kebiasaan baik tersebut berpotensi terbawa ke kehidupan sehari-hari setelah Ramadan berakhir.

Berikut ini daftar persiapan yang realistis dan bisa dilakukan pelan-pelan saat satu bulan sebelum Ramadan tiba.

1. Menata niat dan tujuan Ramadan sejak awal
Sebulan sebelum Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menata niat dan tujuan. Banyak orang menjalani puasa hanya sebagai rutinitas tahunan tanpa arah yang jelas. Kamu bisa mulai dengan target sederhana, seperti memperbaiki salat lima waktu, lebih rutin membaca Al-Qur’an, atau menahan diri dari berkata kasar. Jika hal-hal kecil ini tertanam sebagai motivasi, Ramadan akan terasa lebih terarah dan bermakna.

Baca Juga: Firman Nugraha Mulai Pulih, Tapi Akui Dada Masih Sesak Usai Tendangan Brutal di Liga 4

2. Melatih tubuh dengan puasa sunnah
Puasa sunnah sebelum Ramadan membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan jam makan. Kamu bisa mencoba puasa Senin–Kamis atau puasa sunnah lain sesuai kemampuan. Latihan ini membuat hari-hari awal Ramadan tidak terasa terlalu berat karena tubuh sudah terbiasa menahan lapar.

3. Membenahi pola makan secara bertahap
Masih banyak yang menganggap menjelang Ramadan adalah waktu untuk makan apa saja. Padahal, kebiasaan ini justru membuat tubuh kaget, terutama di  tujuh hari pertama puasa Kamu bisa mulai mengurangi ngemil, makan berlebihan, serta makanan tinggi gula agar pencernaan dan energi tubuh lebih siap.

4. Mengurangi kafein 
Bagi pecinta kopi dan teh, menghentikan kafein secara mendadak sering berujung sakit kepala dan tubuh lemas. Kamu bisa menguranginya secara perlahan agar tubuh tidak mengalami efek samping yang dapat mengganggu ibadadah dan kegiatanmu di bulan Ramadan.

Baca Juga: Jurang Kaya–Miskin Makin Lebar, Ini Penyebabnya

5. Menjaga hidrasi sebelum puasa dimulai
Kebiasaan minum air putih yang cukup perlu dibangun sebelum Ramadan. Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan lebih tahan terhadap rasa lemas dan pusing saat berpuasa. Sebaliknya, minuman manis dan bersoda sebaiknya mulai dibatasi karena justru mempercepat dehidrasi.

6. Menyesuaikan pola tidur lebih awal
Bulan Ramadan akan mengubah waktu tidur karena adanya sahur dan ibadah malam. Mulailah tidur lebih awal, biasakan bangun sebelum subuh, dan sempatkan tidur siang singkat sekitar 15 menit jika memungkinkan. Pola tidur yang lebih tertata membantu menjaga kestabilan konsentrasi dan emosi selama puasa.

7. Menjaga kebugaran dengan olahraga ringan
Bagi yang belum terbiasa berolahraga, 30 hari menjelang Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memulai. Cukup dengan olahraga ringan seperti stretching, jalan kaki, jogging santai, atau latihan di gym sesuai kemampuan. Bagi yang sudah rutin berolahraga, kebiasaan ini tetap bisa dilanjutkan tanpa mengurangi intensitas. Penyesuaian intensitas olahraga baru benar-benar dilakukan saat Ramadan dimulai.

Baca Juga: Lima Makanan Khas Imlek yang Wajib Ada

8. Mempersiapkan mental dan emosi
Puasa tidak hanya menguji fisik, tetapi juga emosi. Rasa lapar dan lelah bisa memicu stres dan mudah marah. Emosi yang tidak stabil sering kali datang dari kebiasaan sehari-hari yang kurang sehat. Mulailah mengurangi screen time media sosial dan bermanfaat lain.

9. Memeriksa kondisi kesehatan 
Konsultasi dengan tenaga medis sebelum Ramadan sangat dianjurkan bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti maag, diabetes, atau kondisi medis lainnya. Bagi yang merasa sehat, diperbolehkan juga untuk konsultasi gar kamu mendapat rekomendasi yang sesuai agar aktivitas di bulan Ramahan tidak berlebihan dan malah mengganggu kesehatan jangka panjang.

(Affrendi Kurniawan)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ramadan #sebulan #sederhana #persiapan #Menjelang #ramadhan