Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tingkatkan Keguyuban, Warga RT 13 Kocoran Caturtunggal Gelar ‘Konco Ngopi’ di Jalan Kaliurang

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 11 Januari 2026 | 08:14 WIB
Warga RT 13 Kocoran usai pentas seni, di Joglo Resto Hotel Cakra Kusuma, Jalan Kaliurang KM 5, pada Sabtu (10/1/2026) malam.
Warga RT 13 Kocoran usai pentas seni, di Joglo Resto Hotel Cakra Kusuma, Jalan Kaliurang KM 5, pada Sabtu (10/1/2026) malam.

SLEMAN – Mengawali tahun 2026, warga RT 13 RW 05 Kocoran, Kelurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, menggelar acara konsolidasi bertajuk "Konco Ngopi". Acara yang berlangsung hangat ini dilaksanakan di Joglo Resto Hotel Cakra Kusuma, Jalan Kaliurang KM 5, pada Sabtu (10/1/2026) malam.

"Konco Ngopi" merupakan akronim dari Konsolidasi RT 13 Kocoran dengan Ngobrol Santai yang Inspiratif. Selain sebagai wadah silaturahmi, acara ini menjadi ajang strategis untuk merancang masa depan lingkungan yang lebih maju dan harmonis.

Fokus pada Keakraban dan Pembangunan Lingkungan

Ketua RT 13 Kocoran, Wahyu Edhi Sutrisna, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat hubungan antarwarga. Menurutnya, kerukunan adalah modal utama dalam menjalankan pembangunan fisik maupun sosial di wilayah Kocoran.

"Kami berharap acara ini mampu menjadi awal yang baik untuk kemajuan kampung kita bersama. Tentunya dengan semakin akrab dan rukunnya antarwarga di RT 13," ujar Wahyu dalam sambutannya.

Ratusan warga hadir memadati lokasi acara. Menariknya, acara ini diikuti secara antusias oleh seluruh anggota keluarga, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak.

Ibu-ibu PKK RT 13 Kocoran ikut memeriahkan Konco Ngopi dengan pentas Perahu Layar, di Joglo Resto Hotel Cakra Kusuma, Jalan Kaliurang KM 5, pada Sabtu (10/1/2026) malam.
Ibu-ibu PKK RT 13 Kocoran ikut memeriahkan Konco Ngopi dengan pentas Perahu Layar, di Joglo Resto Hotel Cakra Kusuma, Jalan Kaliurang KM 5, pada Sabtu (10/1/2026) malam.

Panggung Ekspresi: Dari Dance hingga Tarian Jawa

Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya berbagai penampilan kesenian dari warga setempat. Panggung "Konco Ngopi" menjadi tempat unjuk bakat lintas generasi:

 * Anak-anak: Menampilkan kemampuan modern dance, permainan biola, dan menyanyi.

 * Ibu-ibu PKK: Menyajikan tarian kreasi orisinal yang memukau.

 * Warga Senior: Tak mau kalah, para lansia turut tampil menari dengan gemulai diiringi alunan lagu Jawa.

Ketua Panitia, V Hanny Saputri J, menyebutkan bahwa pelibatan warga senior bertujuan untuk memberikan ruang apresiasi bagi seluruh lapisan usia. "Kami beri kesempatan warga senior tampil di panggung agar suasana kekeluargaan semakin kental," tambahnya.

Solusi Isu Sampah dan Parkir di Jalan Kaliurang

Di balik kemeriahannya, acara ini juga menjadi forum serius untuk membahas program kerja tahunan. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

 * Pembangunan Fisik: Rencana perbaikan infrastruktur di lingkungan RT 13.

 * Evaluasi Keamanan: Peninjauan sistem keamanan dan ketertiban lingkungan.

 * Isu Sampah & Parkir: Mengingat wilayah RT 13 berbatasan langsung dengan pusat bisnis Jalan Kaliurang KM 5, persoalan parkir liar dan pengelolaan sampah menjadi perhatian utama.

Dalam sesi tanya jawab, warga diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi atau "uneg-uneg". Diskusi interaktif ini berhasil merumuskan beberapa solusi bersama untuk mengatasi dampak kepadatan usaha di sekitar pemukiman mereka.

Melalui semangat gotong royong dalam "Konco Ngopi", warga RT 13 Kocoran optimis menyongsong tahun 2026 dengan lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan guyub rukun.

Acara juga diisi dengan harapan warga di tahun 2026. Warga menulis harapan tersebut di secarik kertas, kemudian digantung di pohon harapan. Panitia juga menyediakan kotak sumbangan untuk pengumpulan donasi bagi warga terdampak banjir di Sumatera. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#RT 13 Kocoran #Konco ngopi #Caturtunggal Sleman #Konsolidasi Warga #Jalan Kaliurang KM 5