Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Journaling: Hobi Produktif Solusi Redakan Stres

Magang Radar Malioboro • Minggu, 11 Januari 2026 | 18:23 WIB
Journaling, terapi sederhana ditengah hiruk-pikuk kehidupan digital yang tanpa henti
Journaling, terapi sederhana ditengah hiruk-pikuk kehidupan digital yang tanpa henti

RADAR MALIOBORO - Dari halaman-halaman buku diari hingga jurnal digital, kebiasaan menuangkan isi hati ternyata bukan sekadar hobi remaja. Kini dikenal sebagai journaling, aktivitas menuangkan ide, perasaan, dan emosi baik lewat kata-kata maupun sketsa yang terbukti menjadi jembatan untuk memahami diri dan pengalaman hidup dengan lebih baik. 
Journaling tidak mengenal aturan ketat dalam penulisannya utamanya hanya satu yaitu  kejujuran dalam mengungkapkan apa yang dirasakan dan dipikirkan. 

Dr. James Pennebaker, pakar psikologi yang dikenal dalam riset Expressive Writing, mengemukakan bahwa kegiatan menulis jurnal mampu mengurangi gejala depresi dan kecemasan, sekaligus memperbaiki kualitas interaksi sosial seseorang. 

Baca Juga: Hiking Jadi Gaya Hidup Baru: Dari Pelarian Rutinitas hingga Terapi Alam

Lebih dari sekadar memahami emosi, journaling membuka pintu untuk menggali jati diri, memicu kreativitas, bahkan membantu memproses trauma masa lalu. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan digital yang tanpa henti, aktivitas menulis jurnal justru menjadi oasis untuk merawat kesehatan mental. 

Di era yang serba cepat dan penuh tekanan, journaling muncul sebagai self-care paling affordable bahkan gratis. Tanpa batasan usia, profesi, atau latar belakang, siapa saja bisa mempraktikkannya. Kelebihannya adalah safe space pribadimu, bebas dari segala bentuk penilaian. Cukup dengan meluangkan waktu 15 menit, tiga kali dalam seminggu, sudah mampu membantu mengurangi kecemasan serta menurunkan tekanan mental.

Tidak heran banyak psikolog menyarankan journaling, caranya praktis dan bisa dilakukan siapa saja. Mau mulai tapi bingung bagaimana? Simak tips berikut:

Baca Juga: Leher Kaku saat Bangun Tidur? Intip begini cara mengatasinya

-    Sisihkan waktu khusus untuk dirimu sendiri, jauh dari hiruk-pikuk dan distraksi.

-    Mulailah dengan kalimat apa pun yang terlintas biarkan kata-kata mengalir mengikuti perasaanmu.

-    Tulis dengan jujur tanpa ada yang disembunyikan, bahkan dari dirimu sendiri. 

Jadikan journaling sebagai kebiasaan. Tidak ada aturan baku soal bagaimana journaling “seharusnya” dilakukan. Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk mengekspresikan diri, ada yang merasa lega dengan menulis tangan di buku jurnal, ada yang lebih produktif mengetik cepat di laptop, ada pula yang menemukan ketenangan lewat menggambar atau merekam audio. Semua metode itu valid. 

Baca Juga: Intip Kuliner Legendaris Khas Bantul: Mie Lethek

Temukan yang paling cocok untukmu, lalu pertahankan konsistensinya. Journaling akan memberikan dampak terbaik ketika ia menjadi bagian alami dari hidupmu, bukan sekadar aktivitas sesekali saat sedang galau. Dan yang paling penting, berani jujur. 

Halaman jurnalmu adalah ruang aman tanpa penghakiman,  tidak perlu khawatir tentang pilihan kata atau struktur kalimat. Yang perlu kamu lakukan hanya satu, tuangkan apa adanya. Hal kecil ini, bila dilakukan secara rutin, dapat menumbuhkan rasa tenang dan nyaman. 

( Tiya Ermiyati )

Editor : Iwa Ikhwanudin
#journaling #hobi #produktif #solusi