Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Nadin Amizah Didiagnosis Disfonia Spasmodik, Apa Itu Gangguan Pita Suara yang Dialaminya?

Magang Radar Malioboro • Minggu, 11 Januari 2026 | 19:07 WIB
Penyanyi Nadin Amizah membagikan kisah kondisi pita suaranya setelah didiagnosis suspek disfonia spasmodik, gangguan neurologis yang memengaruhi kontrol suara.” (Sumber: Instagram @cakecaine)
Penyanyi Nadin Amizah membagikan kisah kondisi pita suaranya setelah didiagnosis suspek disfonia spasmodik, gangguan neurologis yang memengaruhi kontrol suara.” (Sumber: Instagram @cakecaine)

RADAR MALIOBORO— Penyanyi Nadin Amizah mengungkap bahwa dirinya didiagnosis mengalami suspek disfonia spasmodik, gangguan neurologis yang memengaruhi kerja pita suara. Kabar ini disampaikan Nadin melalui unggahan Instagram Story pada Kamis (8/1/2026), setelah ia merasakan perubahan pada kemampuan bernyanyinya dalam beberapa waktu terakhir
.
Nadin menyebut kondisi tersebut membuat suaranya lebih mudah fals, leher cepat pegal, serta rentang vokal menyempit. Meski masih bisa bernyanyi, ia mengaku harus mengeluarkan usaha lebih besar dibandingkan sebelumnya. Diagnosis ini membuat Nadin merasa lega karena akhirnya mengetahui penyebab gangguan suara yang ia alami.

Lantas, apa sebenarnya disfonia spasmodik?

Disfonia spasmodik adalah gangguan bicara langka yang terjadi akibat kejang otot pita suara secara tidak terkendali. Kejang ini menyebabkan pita suara tidak dapat bergetar dengan normal saat digunakan untuk berbicara atau bernyanyi. Akibatnya, suara bisa terdengar tegang, serak, terputus-putus, atau melemah secara tiba-tiba.

Baca Juga: Mainan Kalah Sama Gadget? First Look Toy Story 5 Bikin Penonton Penasaran

Gangguan ini termasuk dalam kelompok distonia, yaitu kondisi neurologis yang berkaitan dengan kesalahan sinyal dari otak ke otot. Disfonia spasmodik umumnya muncul pada usia dewasa dan lebih sering dialami perempuan. Gejalanya bisa datang dan pergi, serta cenderung memburuk saat penderitanya mengalami stres atau kelelahan.

Meski belum memiliki obat yang benar-benar menyembuhkan, disfonia spasmodik dapat ditangani melalui berbagai metode, seperti terapi suara (speech therapy), rehabilitasi vokal, hingga tindakan medis tertentu untuk mengurangi kejang otot pita suara. Penanganan ini bertujuan membantu penderita tetap dapat berkomunikasi dan menggunakan suaranya dengan lebih nyaman.

Baca Juga: Gerakan Rukun Sama Teman Jadi Solusi Bangun Sekolah Aman di Garut

Nadin sendiri menyampaikan bahwa ia akan menjalani terapi sambil tetap berlatih vokal dan menjalani aktivitas panggung. Ia memandang kondisi ini sebagai proses untuk lebih memahami tubuhnya dan belajar kembali menggunakan suara dengan cara yang lebih sehat.

(Alena Mutiara)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pita suara #sakit #diagnosa