Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mitos Tokek di Rumah Menurut Kepercayaan Lokal dan Islam, Benarkah Sama?

Magang Radar Malioboro • Senin, 19 Januari 2026 | 10:41 WIB

Tokek saat menetas dari telurnya (Pinterest)
Tokek saat menetas dari telurnya (Pinterest)


RADAR MALIOBORO - Tokek kerap muncul tiba-tiba di sudut rumah. Diam menempel di dinding, lalu mengeluarkan suara keras di malam hari. Bagi sebagian orang, kehadirannya biasa saja. Namun bagi sebagian lainnya, tokek langsung dikaitkan dengan pertanda tertentu.

Di Indonesia, mitos tentang tokek berkaitan dengan kepercayaan lokal yang diwariskan turun-temurun. Dalam sejumlah budaya, khususnya di Jawa dan beberapa daerah lain, tokek dipercaya membawa pesan tertentu. 

Ada yang menganggap tokek sebagai pembawa keberuntungan, ada pula yang mengaitkannya dengan keberadaan makhluk halus. Bahkan, suara tokek sering ditafsirkan sebagai tanda baik atau buruk, tergantung jumlah bunyinya yang ganjil atau genap.

Berbeda dengan kepercayaan lokal, Islam tidak mengaitkan kehadiran tokek dengan rezeki, tamu, atau tanda mistis apa pun. Dalam ajaran Islam, tokek (cicak besar) justru dikenal sebagai hewan yang dianjurkan untuk dibunuh. 

Baca Juga: Udara Dingin Meski Hujan Reda, Ini Bahan Pakaian yang Tetap Nyaman Dipakai

Hal ini merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk membunuh tokek, dan beliau menyebutnya sebagai hewan fasik.”(HR. Muslim)

Jika ditarik ke penjelasan ilmiah, alasan tokek masuk ke rumah sebenarnya cukup sederhana. Tokek tertarik pada serangga seperti nyamuk dan kecoa yang banyak ditemukan di lingkungan rumah. Selain itu, rumah menawarkan suhu yang lebih hangat dan aman, terutama di malam hari. 

Tokek memiliki peran ekologis karena membantu mengendalikan populasi serangga. Meski begitu, ukurannya yang besar dan suaranya yang keras membuat sebagian orang merasa tidak nyaman, lalu mengaitkannya dengan hal-hal mistis.

(Affrendi Kurniawan)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Dalam #tokek #islam