Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Getaran Gempa Terasa Dua Kali di Jogja, Guncangan Terakhir Berasal dari Gunungkidul

Magang Radar Malioboro • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:35 WIB
Ilustrasi gempa hari ini. (Android Earthquake Alerts System)
Ilustrasi gempa hari ini. (Android Earthquake Alerts System)

RADAR MALIOBORO - Warga Kota Jogja dan sejumlah wilayah di sekitarnya kembali merasakan getaran gempa bumi pada Selasa (27/1/2026). Dalam satu hari, gempa dilaporkan terasa dua kali, dengan guncangan terbaru terjadi pada siang hari ini.

Gempa kedua dirasakan sekitar pukul 13.15 WIB. Gempa tersebut tercatat memiliki magnitude 4,2 dan berpusat di wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan jarak sekitar 14 kilometer dari pusat kabupaten.

Sebelumnya, getaran gempa juga sempat dirasakan warga Jogja dan sekitarnya pada pagi hari, tepatnya pukul 08.20.44 WIB. Guncangan pagi tersebut berasal dari gempa yang berpusat di wilayah Pacitan, Jawa Timur, dan cukup mengejutkan masyarakat di sejumlah daerah.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan pusat gempa pagi hari berada di koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur.

Lokasi gempa terletak sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan, dengan kedalaman mencapai 105 kilometer.

Kedalaman tersebut menandakan gempa termasuk dalam kategori gempa menengah. Jenis gempa ini memungkinkan getarannya dirasakan di wilayah yang cukup luas, meskipun tidak menimbulkan kerusakan besar.

Sejumlah warga di Pacitan melaporkan adanya guncangan ringan hingga sedang. Getaran bahkan dirasakan hingga ke wilayah Jogja dan sekitarnya, meski hanya berlangsung singkat.

BMKG menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hal ini disebabkan oleh pusat gempa yang berada cukup dalam di bawah permukaan bumi.

Meski demikian, masyarakat di wilayah Pacitan, Jogja khususnya Gunungkidul, dan daerah sekitarnya tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Warga diminta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya dan selalu mengikuti pembaruan resmi dari BMKG terkait aktivitas gempa.
(Aribah Zalfa Nur Aini)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#gempa jogja #sesar opak #gempa bantul #gempa bumi