RADAR JOGJA - Seorang affiliator mengaku mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan serta pesan yang terkesan merendahkan dari pihak Person in Charge Key Opinion Leader (PIC KOL) dari brand Eiger.
Hal ini langsung memantik sorotan tajam warganet mengenai buruknya komunikasi dari pihak Eiger dalam menangani mitra kerja mereka.
Permasalahan ini pertama kali mencuat lewat unggahan akun X @kforkinsley pada Selasa (10/2/2026), yang kini telah dilihat lebih dari 5 juta kali.
Unggahan tersebut berisikan tangkapan layar chat Whatsapp affiliator dengan pihak PIC KOL Eiger.
Kejadian bermula saat sang kreator membuat ulasan video di TikTok pada akun @dibanyasibi tentang sandal Eiger yang ia beli menggunakan uang pribadinya sendiri.
Tim Eiger yang melihat video tersebut merasa tertarik dan menghubungi sang affiliator untuk mengajak kerja sama dengan affiliator untuk membuat konten video produk tas dari Eiger.
"Kmrn aku tuh happy bgt pas mereka reach aku, karena aku pikir ih video aku nyampe ke tim mereka," ungkap sang affiliator, dikutip dari X @kforkinsley, Selasa (10/2/2026).
Namun, ketegangan terjadi saat affiliator menolak permintaan revisi konten dari PIC KOL Eiger, mengingat kerja sama ini adalah barter produk dengan konten video dan bukan kontrak berbayar (paid).
"Oke kak gpp drafting tp aku ga revisi ya karena ini bukan paid," tulisnya kepada pihak Eiger.
Mendapat penolakan tersebut, PIC KOL Eiger justru merespons dengan pesan yang cenderung menyerang dan merendahkan, terutama terkait jumlah pengikut dari affiliator.
"Followers masih 2K tapi udah sombong menolak revisi ckckck gimana followersnya 1juta makin sombong," tulis balasan pesan dari PIC KOL Eiger.
Tak berhenti di situ, sang PIC juga membandingkan status micro influencer yang dianggapnya belum pantas menolak revisi jika bukan kreator besar.
Dalam unggahan X tersebut, affiliator mengaku kecewa dan sempat menangis serta gemetar membaca pesan-pesan tidak pantas yang merendahkan tersebut.
Klarifikasi Pihak Eiger
Merespons kegaduhan yang cukup viral ini, pihak Eigerindo MPI selaku distributor resmi segera merilis klarifikasi melalui akun Instagram @eigeradventurestore.id.
Dalam pernyataan resminya pada hari Selasa (10/2/2026) tersebut, manajemen Eiger menyampaikan permohonan maaf kepada mitra KOL atas kejadian yang dialami.
Langkah tegas pun juga langsung diambil oleh perusahaan.
Eiger mengumumkan bahwa PIC KOL yang mengirim pesan merendahkan tersebut telah resmi diberhentikan.
"Sebagai bentuk pertanggung jawaban kami, per hari ini PIC KOL yang bersangkutan sudah tidak lagi menjadi bagian dari kami," tegas manajemen Eiger.
Unggahan klarifikasi ini mendapatkan respons masif dengan lebih dari 9.000 likes dan 1.000 komentar.
Meskipun Eiger telah meminta maaf dan memecat oknum terkait, publik di kolom komentar masih menyayangkan buruknya komunikasi yang dilakukan oleh brand sebesar Eiger. (Aqbil Faza Maulana)
Editor : Meitika Candra Lantiva