Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Viral! Bule Wanita Ngamuk di Gili Trawangan Gegara Terganggu Suara Tadarusan Ramadan

Editor Content • Minggu, 22 Februari 2026 | 07:30 WIB

Seorang wisatawan asing (WNA) wanita diduga asal Selandia Baru mengamuk di Dusun Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB.
Seorang wisatawan asing (WNA) wanita diduga asal Selandia Baru mengamuk di Dusun Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB.

RADAR MALIOBORO - Seorang wisatawan asing (WNA) wanita diduga asal Selandia Baru mengamuk di Dusun Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, karena merasa terganggu suara tadarus Al-Qur'an lewat speaker musala pada malam pertama Ramadan 2026. 

Kejadian viral di media sosial ini berujung pengancaman dan intervensi polisi.

Kedamaian malam pertama Ramadan 1447 H/2026 di Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), terusik oleh aksi kontroversial seorang perempuan warga negara asing (WNA).

Berdasarkan video yang viral di berbagai platform media sosial sejak Rabu (18/2/2026) malam, seorang wanita bule berambut pirang terlihat mendatangi sebuah musala setempat sambil berteriak dan memprotes keras. 

Ia mengaku terganggu oleh suara lantunan ayat suci Al-Qur'an yang disiarkan melalui pengeras suara (speaker) saat warga setempat melaksanakan tadarus Ramadan.

Kepala Dusun Gili Trawangan, Muhammad Husni, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Kamis (19/2/2026). 

“Yang dia permasalahkan itu kegiatan tadarusannya, karena dia terganggu oleh suara speaker itu,” ujar Husni.

Menurut kronologi yang dihimpun dari keterangan saksi dan video beredar, perempuan tersebut tidak hanya memprotes secara verbal. 

Ia diduga melakukan tarik-menarik dengan warga yang mencoba menenangkan situasi.

Kejadian memanas sekitar pukul 00.30 WITA, ketika sekelompok warga mendatangi vila tempat WNA tersebut menginap. 

Saat itu, perempuan bersangkutan keluar sambil mengacungkan parang dan berteriak “What do you want?” dalam bahasa Inggris. 

Beberapa sumber menyebutkan ia diduga merupakan warga negara Selandia Baru bernama Miranda Lee, meski belum ada konfirmasi resmi dari Polres Lombok Utara.

Insiden ini langsung memicu reaksi beragam di media sosial. 

Banyak netizen mengecam sikap arogan WNA tersebut dan meminta aparat menindak tegas agar menjadi pelajaran bagi wisatawan lain. 

Sementara sebagian lain mengingatkan pentingnya saling menghormati budaya dan aktivitas keagamaan di destinasi wisata seperti Gili Trawangan yang mayoritas penduduknya Muslim. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Bule ngamuk di Gili Trawangan #musala #bule ngamuk #terganggu