RADAR MALIOBORO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 22–23 Februari 2026. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang diprediksi melanda berbagai provinsi di Indonesia, terutama di awal bulan Ramadan 1447 H ini.
Berdasarkan prospek cuaca mingguan BMKG (periode 20–26 Februari 2026), pengaruh Monsun Asia yang menguat serta gelombang ekuator masih aktif, menyebabkan peningkatan curah hujan signifikan. BMKG mencatat hujan lebat hingga ekstrem telah terjadi di beberapa daerah pada 17–19 Februari lalu, dan pola serupa berpotensi berlanjut.
Status Peringatan Dini BMKG (22–23 Februari 2026): Tidak ada wilayah kategori Awas (hujan sangat lebat hingga ekstrem).
Kategori Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat, risiko tinggi banjir, banjir bandang, longsor): Meliputi beberapa provinsi seperti Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, serta wilayah di Papua (Papua Tengah dan Papua Pegunungan).
Kategori Waspada (hujan sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang): Meluas ke wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, DKI Jakarta, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, dan lainnya.
Untuk wilayah Jabodetabek khususnya, pada 22 Februari 2026 mayoritas masuk kategori Waspada (hujan sedang-lebat). Pada 23 Februari, sebagian Tangerang naik ke Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Angin kencang juga diwaspadai di Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kep. Bangka Belitung, dan NTT, berisiko pohon tumbang serta gangguan pelayaran.
Dampak Potensial yang Diwaspadai:
Banjir dan genangan di kawasan perkotaan serta daerah aliran sungai.
Tanah longsor di lereng rawan, terutama pegunungan dan dataran tinggi.
Banjir bandang, pohon tumbang, dan gangguan transportasi serta layanan publik.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di daerah rawan bencana hidrometeorologi, untuk:
Menghindari aktivitas di bantaran sungai, lereng curam, dan lokasi rawan longsor saat hujan deras.
Membersihkan saluran air dan drainase untuk mengurangi risiko genangan.
Memantau update prakiraan cuaca melalui situs resmi bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau kanal resmi lainnya.
Tetap tenang namun siaga, terutama bagi pemudik awal Ramadan dan masyarakat yang beraktivitas luar ruangan.
Situasi cuaca ini relevan bagi warga Yogyakarta dan Jawa Tengah yang berada di zona Siaga/Waspada, di mana potensi hujan lebat dapat memengaruhi mobilitas menjelang puncak mudik Lebaran. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin