Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Selebgram Ruce Nuenda Tuai Hujatan Netizen Usai Beraktivitas di Tempat Umum Saat Terkena Campak

Magang Radar Malioboro • Jumat, 6 Maret 2026 | 14:22 WIB

Selebgram sekaligus konten kreator Ruce Nuenda.
Selebgram sekaligus konten kreator Ruce Nuenda.

RADAR MALIOBORO - Nama selebgram sekaligus konten kreator Ruce Nuenda menjadi sorotan setelah diketahui tetap beraktivitas di luar rumah saat tengah terinfeksi campak.

Unggahan yang memperlihatkan dirinya berolahraga di fasilitas umum viral pada Rabu (4/3/2026), dan memicu gelombang kritik dari warganet yang menilai tindakannya berisiko bagi kesehatan publik.

Tak lama setelah itu, Ruce menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram Story.


“Teman-teman, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya apabila tindakan saya tadi dinilai kurang tepat,” tulisnya.

Ruce mengakui bahwa keputusan tersebut seharusnya tidak diambil, terlebih dalam kondisi sakit yang berpotensi menular.

Ruce menjelaskan bahwa dirinya telah memeriksakan kondisi kesehatannya ke unit gawat darurat.

Bahkan, ia sempat meminta untuk menjalani rawat inap.

Namun dokter menyatakan kondisinya masih bisa ditangani tanpa opname.

“Saya sudah memeriksakan diri ke UGD dan sempat meminta untuk opname. Namun, berdasarkan pemeriksaan dokter, kondisi saya tidak memerlukan rawat inap dan cukup dengan istirahat, minum obat, menggunakan salep, serta menjaga jarak dari anak saya di rumah,” lanjutnya.

Dalam klarifikasinya, Ruce juga mengakui ketidaktahuannya mengenai tingkat penularan campak.

“Saya menyadari bahwa seharusnya saya tidak keluar rumah, bahkan untuk olahraga sekalipun. Jujur, saya baru memahami sepenuhnya setelah mendapat teguran dari teman-teman semua,” tulisnya lagi.

Ia menyebut peristiwa ini sebagai pelajaran berharga untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama sebagai figur publik.

Campak sendiri merupakan penyakit yang sangat mudah menular, baik melalui udara maupun percikan cairan dari batuk atau bersin.

Tingkat penularannya tergolong tinggi, sehingga pencegahan wabah membutuhkan cakupan imunisasi yang luas dan merata.

Para ahli kesehatan menyebut bahwa kekebalan kelompok atau herd immunity minimal sekitar 94 persen diperlukan untuk mencegah kejadian luar biasa (KLB) di suatu wilayah. (Lintang Perdana Shynatrya)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#campak #selebgram #hujatan netizen #ruce nuenda #kesehatan