Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Anak 9 Tahun di Gunungkidul Rela Putus Sekolah demi Rawat Ibu yang Buta dan Lumpuh, Kisah Haru Viral di Instagram

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 13 Maret 2026 | 12:39 WIB

Cuplikan video seorang anak merawat ibunya, yang viral di Instagram.
Cuplikan video seorang anak merawat ibunya, yang viral di Instagram.

GUNUNGKIDUL – Sebuah kisah pilu dan penuh pengorbanan dari Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul menjadi perhatian netizen setelah diunggah dalam bentuk Instagram Reel oleh akun @pantaujogjakarta (Jogja dan Sekitarnya) pada 12 Maret 2026.

Reel tersebut menceritakan seorang anak laki-laki berusia sekitar 9 tahun yang memutuskan berhenti sekolah sejak tiga tahun lalu.

Alasannya? Demi merawat ibunya yang kini mengalami kebutaan total dan lumpuh.

Sementara teman-teman sebayanya duduk di kelas 3 SD, hari-hari bocah ini sepenuhnya dihabiskan untuk menemani dan mengurus sang ibu di rumah sederhana mereka.

Keluarga ini hidup dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas.

Mereka mengandalkan bantuan sosial dari pemerintah serta uluran tangan tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sang ayah, yang dulu bekerja sebagai buruh bangunan, kini juga sakit-sakitan dan tidak mampu bekerja lagi.

Kakak tertuanya, yang baru lulus SMP, terpaksa ikut bekerja untuk membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Meski para guru sekolah dan warga desa telah berulang kali membujuk serta mengajak anak tersebut kembali ke bangku sekolah, ia tetap teguh memilih bertahan di sisi ibunya.

Rasa khawatir yang sangat besar membuatnya enggan meninggalkan ibu sendirian di rumah.

Pemerintah setempat melalui dinas terkait telah menyalurkan berbagai bantuan ekonomi, termasuk paket sembako dan bantuan tunai.

Namun, menurut narasi reel, kebutuhan yang tak kalah mendesak saat ini adalah pendampingan psikologis bagi sang anak.

Masa depannya masih panjang, dan ia membutuhkan dukungan agar bisa kembali termotivasi belajar tanpa merasa bersalah meninggalkan ibunya.

Reel dari akun @pantaujogjakarta ini telah mendapat ribuan likes (lebih dari 2.300) dan ratusan komentar warganet yang menyampaikan simpati, doa, serta ajakan untuk membantu.

Banyak netizen menyarankan agar kisah ini menjadi perhatian pihak terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, atau lembaga sosial untuk memberikan solusi holistik: bantuan medis untuk ibu, pendampingan anak, dan upaya agar ia bisa melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan keluarga sepenuhnya.

Kisah ini menjadi pengingat betapa beratnya beban yang ditanggung anak-anak di daerah terpencil, di mana akses pendidikan dan layanan kesehatan masih terbatas.

Pihak berwenang diharapkan segera turun tangan untuk memberikan pendampingan yang tepat agar anak ini tidak kehilangan hak atas pendidikannya.

Semoga kisah haru ini membawa kebaikan dan bantuan nyata bagi keluarga tersebut. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Berita Yogyakarta #Pengorbanan Anak #Story Haru #Pantau Jogja #anak putus sekolah #gunungkidul #jogja #Viral Instagram