Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Fosil Dinosaurus Jenis Baru Ditemukan, Sangat Mungil Dinamai Foskeia Pelendonum

Magang Radar Malioboro • Rabu, 18 Maret 2026 | 13:29 WIB

Perkiraan bentuk jenis dinosaurus.
Perkiraan bentuk jenis dinosaurus.


RADAR MALIOBORO - Sebuah tim internasional menemukan fosil dinosaurus di Vegagete (Burgos, Spanyol).

Fosil ini berukuran mini yang panjangnya kurang dari setengah meter.

Dinosaurus ini termasuk pada kelompok ornithopoda kecil dari periode Kapur Awal.

Fosil Dinosaurus yang dinamai Foskeia Pelendonum ini pertama kali ditemukan oleh Fidel Torcida Fernández-Baldor dari Museum Dinosaurus Salas de los Infantes.

“Sejak awal, kami tahu tulang-tulang ini luar biasa karena ukurannya yang sangat kecil. Sama mengesankannya bagaimana studi tentang hewan ini menumbangkan gagasan global tentang evolusi dinosaurus ornithopoda,” ucapnya.

Nama Foskeia diambil dari bahasa Yunani Kuno. Awalan fos berarti "ringan," mengingat ukuran tubuh individu dewasa yang sangat ringan dan kecil.

Dikombinasi dengan huruf "skei" berasal dari boskein, yang berarti mencari makan.


Nama pelendonum sendiri merujuk pada Pelendones, sebuah suku Celtiberia dari Fuentes del Duero (utara provinsi Soria, tenggara Burgos dan mungkin tenggara La Rioja).

Studi histologis yang diawasi oleh Dr Koen Stein (Vrije Universiteit Brussel) mengkonfirmasi bahwa spesimen terbesar adalah individu dewasa yang telah mencapai kematangan seksual.

"Struktur mikro tulang menunjukkan bahwa setidaknya satu individu adalah individu dewasa dengan pola metabolisme yang mendekati mamalia kecil atau burung. Pengetahuan tentang pertumbuhan dan perkembangan sangat penting jika kita ingin membandingkan anatomi Foskeia dengan spesies lain. Individu muda rentan terhadap perubahan fitur anatomi seiring pertumbuhannya," jelas Stein.

Analisis filogenetik baru menempatkan Foskeia sebagai saudara dari Muttaburrasaurus Australia dalam Rhabdodontomorpha dan memperluas klad Eropa Rhabdodontia.

Kumpulan data ini juga menghasilkan topologi yang menghidupkan kembali Phytodinosauria yang telah lama diperdebatkan.

Penelitian ini dipimpin oleh Paul-Emile Dieudonné (Universitas Nasional Río Negro, Argentina).

Ia mengungkapkan tengkorak berevolusi secara tak terduga dan menempatkan Foskeia di dekat asal mula garis keturunan herbivora Eropa, Rhabdodontidae. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Papers in Palaeontology .

Meskipun berukuran mini, Foskeia menunjukkan susunan gigi yang khusus dan bukti perubahan postur selama pertumbuhan, mengandalkan kecepatan tinggi di hutan yang lebat.

"Fosil-fosil ini membuktikan bahwa evolusi bereksperimen secara radikal pada ukuran tubuh kecil seperti halnya pada ukuran tubuh yang besar. Masa depan penelitian dinosaurus akan bergantung pada perhatian terhadap hal-hal yang sederhana, yang terfragmentasi, dan yang kecil." ucap Dieudonné. (Nur Aisyatul Jannah NR)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Studi histologis #Foskeia Pelendonum #fosil dinosaurus #mungil #jenis baru