Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Waspada, BMKG Yogyakarta: Peluang Godzilla El Nino Kecil, Tapi El Nino Moderat Mengintai Juli-September 2026, Suhu Bisa Capai 33°C

Iwan Nurwanto • Jumat, 3 April 2026 | 13:46 WIB
Ilustrasi panas ekstrem di wilayah Indonesia dan sekitarnya. (BRIN)
Ilustrasi panas ekstrem di wilayah Indonesia dan sekitarnya. (BRIN)

 YOGYAKARTA – Fenomena Godzilla El Nino yang sedang ramai dibicarakan masyarakat DIY dipastikan memiliki peluang sangat kecil terjadi di Yogyakarta.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta justru memprediksi El Nino kategori lemah hingga moderat (sedang) selama periode Juli hingga September 2026.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas, menegaskan hal tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (3/4/2026).

 “Fenomena Godzilla El Nino tahun ini peluangnya kecil, kemungkinan prediksi kami bisa ke El Nino moderat atau sedang,” ujar Reni.

Godzilla El Nino merupakan istilah populer untuk El Nino dengan intensitas sangat kuat, ditandai pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang jauh di atas rata-rata.

 Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan ekstrem, suhu udara sangat panas, krisis air bersih, hingga gagal panen di daerah rawan kekeringan.

Baca Juga: 133 Barang Penumpang Tertinggal di Stasiun Daop 6 Yogyakarta Saat Lebaran 2026, Nilainya Rp129 Juta

Meski Godzilla El Nino kecil kemungkinannya, BMKG tetap mengingatkan adanya potensi dampak dari El Nino lemah hingga moderat.

 Prediksi iklim di DIY pada musim kemarau 2026 menunjukkan sifat hujan bawah normal (lebih kering dari biasanya), yang bersamaan dengan munculnya El Nino tersebut.

“Dampaknya terhadap kekeringan, krisis air, dan gagal panen mungkin terjadi, tetapi tidak se-ekstrem jika Godzilla El Nino benar-benar muncul,” jelas Reni.

Baca Juga: Austria Tolak Permintaan Overflight AS untuk Operasi Militer di Iran, Tekankan Netralitas Permanen

Sementara itu, Kepala Kelompok Analisis dan Prakirawan BMKG Yogyakarta International Airport (YIA), Romadi, menyampaikan bahwa suhu udara di DIY saat ini rata-rata berada di kisaran 32 derajat Celsius.

Suhu maksimal diprediksi terus meningkat hingga bulan April seiring masuknya musim kemarau.

“Peningkatan suhu maksimal bisa mencapai 33 derajat Celsius untuk wilayah DIY,” terang Romadi.

BMKG menghimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk segera melakukan mitigasi.

 Salah satu langkah konkret yang direkomendasikan adalah penyediaan pompa-pompa air guna mensuplai kebutuhan air di lahan pertanian dan pemukiman rawan kekeringan.

Baca Juga: BREAKING: Rudal Balistik Iran Hantam Petah Tikva di Israel Tengah, Ledakan Dahsyat Terekam Video

“Untuk mengantisipasi krisis air dan gagal panen, diperlukan mitigasi seperti penyediaan pompa-pompa air,” pesan Reni Kraningtyas.

Masyarakat DIY, khususnya petani dan warga di wilayah rawan kekeringan seperti Gunungkidul dan sebagian Bantul, diimbau untuk lebih hemat air dan mempersiapkan cadangan air sejak dini.

Pantau terus update prakiraan cuaca dan iklim dari BMKG untuk informasi terkini. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Godzilla El Nino Yogyakarta #El Nino 2026 DIY #BMKG Yogyakarta #kekeringan Yogyakarta 2026 #suhu panas Jogja April 2026