Gunungkidul – Kecelakaan laut kembali mengagetkan wisatawan di Pantai Ngrumput, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Jumat (3/4/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB, seorang pemuda bernama Agung Abdullah (22) nyaris tenggelam setelah terseret arus kuat saat bermain air bersama dua rekannya.
Menurut Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Marjono, ketiga wisatawan tersebut awalnya bermain air di tepi pantai. Namun, karena terlalu berani masuk ke area yang lebih dalam, mereka terseret arus balik (rip current) yang cukup kuat di pantai selatan Gunungkidul.
“Dalam hitungan menit, ketiganya terpisah. Dua korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke arah pantai,” ujar Marjono saat dikonfirmasi RadarJogja.jawapos.com, Jumat (3/4/2026).
Sementara Agung Abdullah justru semakin terseret menjauh hingga sekitar 100 meter dari bibir pantai. Korban sempat panik, tenggelam sebentar, lalu muncul kembali dalam kondisi lemah sambil berusaha mengapung. Melihat kejadian itu, kedua rekannya yang sudah sampai di tepi langsung meminta bantuan warga sekitar. Informasi pun diteruskan ke pos Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II di Pantai Ngrumput.
Tim rescue langsung bergerak cepat. Satu unit kapal penyelamat diturunkan dan mendekati korban dengan strategi menghindari hempasan ombak. Petugas berhasil menarik Agung Abdullah naik ke perahu. Dua korban lainnya sudah diamankan petugas darat sejak awal.
“Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas akibat terlalu banyak menelan air laut,” tambah Marjono.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II, Surisdiyanto, memastikan seluruh korban berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa. Setelah dievakuasi ke darat, ketiganya mendapat pertolongan pertama. Dua korban dalam kondisi stabil, sementara Agung Abdullah yang sempat terseret arus dirujuk ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
Peringatan Penting untuk Wisatawan Pantai Selatan Gunungkidul
Kejadian ini menjadi pengingat bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Pantai Ngrumput dan pantai-pantai lain di Gunungkidul seperti Drini, Baron, atau Wediombo. Pantai selatan memang terkenal dengan ombak besar dan arus balik yang berbahaya, terutama jika wisatawan tidak memahami karakteristik laut.
Baca Juga: 133 Barang Penumpang Tertinggal di Stasiun Daop 6 Yogyakarta Saat Lebaran 2026, Nilainya Rp129 Juta
Tips aman bermain air di pantai Gunungkidul:
Selalu bermain di area yang ditentukan dan jauh dari zona rip current (arus balik).
Jangan pernah berenang atau bermain air terlalu jauh ke tengah jika tidak mahir berenang.
Patuhi himbauan dan bendera peringatan dari petugas SAR.
Jika terseret arus, jangan panik dan jangan melawan arus secara langsung. Berenanglah menyamping mengikuti garis pantai hingga arus melemah, lalu kembali ke darat.
Baca Juga: Austria Tolak Permintaan Overflight AS untuk Operasi Militer di Iran, Tekankan Netralitas Permanen
Selalu awasi teman atau keluarga, dan segera minta bantuan jika melihat ada yang kesulitan.
Satlinmas Rescue Istimewa terus siaga di berbagai titik pantai rawan di Gunungkidul untuk mencegah kejadian serupa. Wisatawan diminta tetap waspada agar liburan di pantai indah ini tidak berubah menjadi tragedi. (bas)
Editor : Iwa Ikhwanudin