Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Merapi Masih Siaga Level III, BPPTKG Catat 35 Guguran Lava dan 24 Gempa Hybrid dalam 6 Jam Malam, Warga Sleman-Magelang Waspada Awan Panas hingga 7 Km

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 16 April 2026 | 06:03 WIB
Gunung Merapi mengeluarkan Awan Panas Guguran (APG). Terekam dari CCTV Jurangjero. (Badan Geologi)
Gunung Merapi mengeluarkan Awan Panas Guguran (APG). Terekam dari CCTV Jurangjero. (Badan Geologi)

 SLEMAN – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan. Sepanjang Rabu malam (15 April 2026) pukul 18.00 hingga 24.00 WIB, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merekam 35 kali guguran lava dan 24 kali gempa hybrid/fase banyak.

Menurut laporan MAGMA-VAR BPPTKG, guguran lava teramati 11 kali mengalir ke arah Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter. Tidak teramati asap kawah selama periode pengamatan tersebut. Gunung terlihat jelas hingga kabut level 0-II.

Kondisi meteorologi di sekitar puncak Merapi (2.968 mdpl) berawan dengan angin tenang ke arah timur. Suhu udara berkisar 17,8–20,7 °C, kelembaban udara 92,7–99 persen, dan tekanan udara 873,7–917,3 mmHg.

Status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga). Suplai magma yang masih berlangsung berpotensi memicu awan panas guguran (APG) di dalam daerah potensi bahaya.

Baca Juga: Celah Keamanan IGRS Bocorkan Spoiler Game 007: First Light dan Bandai Namco, Gamer Jogja Waspada Spoiler Besar-besaran

Potensi Bahaya dan Rekomendasi BPPTKGBPPTKG menyampaikan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas guguran dengan rincian sebagai berikut:

Sektor selatan-barat daya: Sungai Boyong maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng maksimal 7 km.

Sektor tenggara: Sungai Woro maksimal 3 km, Sungai Gendol maksimal 5 km.

Lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baca Juga: Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160 Kembali Siap Melesat

Rekomendasi kepada masyarakat:

Tidak melakukan kegiatan apapun di dalam daerah potensi bahaya.

Mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran terutama saat hujan di sekitar Gunung Merapi.

Mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Merapi.

Selalu memantau informasi resmi dari BPPTKG dan PVMBG, karena status dapat ditinjau kembali jika terjadi perubahan aktivitas signifikan.

Baca Juga: Info Ala Honda Istimewa, Tampil Lebih Ekspresif dengan Naked Handlebar Honda Vario 125 Street

Masyarakat di wilayah Sleman (DIY), Magelang, Boyolali, dan Klaten (Jawa Tengah) diimbau tetap tenang namun waspada. Hindari aktivitas di alur sungai yang berhulu di Merapi, terutama saat curah hujan tinggi.

Laporan ini disusun oleh Yulianto dari BPPTKG Yogyakarta berdasarkan data pemantauan visual dan kegempaan. Sumber resmi: MAGMA ESDM – https://magma.esdm.go.id. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#awan panas guguran #Merapi Hari Ini #lava pijar gunung merapi #Gunung Merapi hari ini #kabupaten sleman