Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tragis, 191 Orang Tewas dan 911 Luka dalam Kecelakaan Lalu Lintas Saat Festival Songkran 2026 di Thailand, Bangkok Paling Parah

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 17 April 2026 | 11:42 WIB
Festival Songkran atau Tahun Baru Tradisional Thailand yang dikenal sebagai "pertarungan air terbesar di dunia" kembali menjadi sorotan karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
Festival Songkran atau Tahun Baru Tradisional Thailand yang dikenal sebagai "pertarungan air terbesar di dunia" kembali menjadi sorotan karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

BANGKOK – Festival Songkran atau Tahun Baru Tradisional Thailand yang dikenal sebagai "pertarungan air terbesar di dunia" kembali menjadi sorotan karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

Selama lima hari pertama (10-14 April 2026), tercatat 191 orang tewas dan 911 orang luka-luka akibat kecelakaan di jalan raya. Bangkok menjadi wilayah dengan korban jiwa terbanyak. 

Menurut data Pusat Pengendalian Keselamatan Jalan Raya Thailand yang dirilis pada 14 April 2026, total terjadi 951 kecelakaan selama periode tersebut.

Pada hari kelima saja (14 April), tercatat 192 kecelakaan, 202 luka-luka, dan 30 korban tewas.

Baca Juga: Tragedi Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat, 8 Orang Tewas, Evakuasi Ditunda hingga Pagi karena Medan Gelap dan Terjal

Provinsi Phrae mencatat kecelakaan dan korban luka terbanyak, sementara Pathum Thani sempat melaporkan korban tewas tertinggi dalam satu hari. 

Penyebab Utama: Kecepatan dan Minuman Keras

Polisi dan otoritas keselamatan menyebut kecepatan berlebih (sekitar 38-42%) dan mengemudi dalam keadaan mabuk (sekitar 27-28%) sebagai penyebab utama kecelakaan.

Mayoritas korban adalah pengendara sepeda motor (lebih dari 70%), dengan puncak kecelakaan terjadi pada sore hingga malam hari di jalan lurus dan jalan desa.

Kelompok usia 20-29 tahun menjadi korban terbanyak. 

Baca Juga: Pesawat Kargo Militer AS C-17 Globemaster III Lintasi Ruang Udara Indonesia dari Riau ke Sumatera Barat

Meski demikian, jumlah kecelakaan tahun ini tercatat turun sekitar 25% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, berkat peningkatan razia dan pos pemeriksaan selama "Tujuh Hari Berbahaya" Songkran.

Video Viral Tunjukkan Suasana Pesta Air yang Ramai

Sebuah video yang beredar luas di media sosial menunjukkan kerumunan besar warga dan wisatawan di Bangkok sedang merayakan Songkran dengan saling menyiram air menggunakan selang, pistol air, dan ember di tengah jalan dan alun-alun kota.

Suasana penuh kegembiraan dan basah kuyup ini memang menjadi daya tarik utama festival, tetapi jalanan licin akibat air ditambah lalu lintas padat dan pengaruh alkohol sering kali berujung fatal.

Songkran 2026 berlangsung hingga 16 April, dengan banyak warga mulai melakukan perjalanan pulang ke Bangkok.

Baca Juga: Ilmuwan Anti-Gravitasi Ke-11 Ditemukan Mati, Pola Misterius di Balik Peneliti Luar Angkasa dan Nuklir AS?

Otoritas telah memperketat pengawasan di zona pesta air dan menekankan pentingnya keselamatan berkendara.

Pesan untuk Wisatawan Indonesia

Bagi wisatawan Indonesia yang berencana ke Thailand, festival Songkran memang pengalaman unik dan menyenangkan.

Namun, hindari mengemudi jika minum alkohol, patuhi batas kecepatan, dan gunakan transportasi umum atau taksi selama perayaan.

Selalu prioritaskan keselamatan agar liburan tetap berkesan tanpa tragedi.

Baca Juga: Trump Sebut Kasus Hilang dan Meninggalnya 10 Ilmuwan dan Pakar Militer AS sebagai Hal yang Sangat Serius, Janji Investigasi Selesai dalam 10 Hari

Pemerintah Thailand terus mengimbau masyarakat untuk "Berkendara Aman, Kurangi Kecepatan, Kurangi Kecelakaan".

Semoga tahun depan angka korban bisa ditekan lebih rendah lagi. (iwa)

(Sumber: Data resmi Road Safety Directing Centre Thailand, Bangkok Post, Nation Thailand)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Songkran 2026 #Kecelakaan Thailand #Festival Air Thailand #Keselamatan Lalu Lintas Songkran #Bangkok Songkran