Musi Rawas Utara – Kecelakaan maut melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, pada Rabu (6/5/2026) siang. Peristiwa ini menewaskan 16 orang dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Bus ALS nomor 346 yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi diduga kehilangan kendali atau menghindari lubang di jalan, sehingga masuk jalur berlawanan dan bertabrakan frontal dengan truk tangki muatan minyak. Benturan keras memicu kebakaran hebat yang dengan cepat membakar kedua kendaraan.
Total 16 orang tewas terdiri dari:
14 penumpang dan kru Bus ALS
2 orang dari truk tangki (sopir dan kernet)
Sementara itu, tiga penumpang Bus ALS berhasil selamat secara dramatis dengan melompat keluar melalui jendela saat api mulai membesar. Mereka adalah:
Ngadiono Bin Wage (44) dan istrinya Jumiatun Binti Surip (34), warga Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
M Tahrul Hubaidi (31), warga Tegal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Ngadiono mengalami luka bakar ringan di wajah dan tangan, sementara Jumiatun dan Tahrul dirawat intensif di ruang ICU RSUD Rupit karena luka bakar serius. Satu korban selamat lainnya mengalami luka ringan.
Ngadiono mengaku sudah punya firasat buruk sejak awal perjalanan. “Dari awal kami sudah punya firasat tidak enak, karena melihat kondisi bus seperti tidak layak,” ujarnya. Bus sering mengalami masalah teknis seperti radiator kering dan kebocoran oli. Karena tiket tidak bisa dikembalikan, rombongan tetap melanjutkan perjalanan.
“Saya dengar benturan keras, lalu api sudah membesar. Saya dan istri langsung lompat keluar lewat jendela,” cerita Ngadiono. Mereka hanya bisa menyaksikan kobaran api dan ledakan yang menjebak penumpang lain di dalam bus.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Diduga sopir bus hilang kendali atau berusaha menghindari lubang di Jalinsum yang kondisinya sering rusak. Kasatlantas Polres Muratara AKP M. Karim dan tim Satlantas terus mengumpulkan bukti di lokasi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara telah mengevakuasi seluruh jenazah. Beberapa jenazah dibawa ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau dan RSUD Rupit untuk identifikasi.
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan transportasi darat, terutama di Jalinsum yang menjadi jalur utama Sumatera. Operator bus diimbau memeriksa kelayakan kendaraan sebelum beroperasi, sementara pengguna jalan diminta waspada terhadap kondisi jalan yang berlubang. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin