Pemotor Tewas Tabrak Pajero di Siyono Gunungkidul, Diduga Terlalu ke Tengah, Hantam Mobil, Meninggal Dunia

Editor Content • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 06:29 WIB

Mobil Mitsubishi Pajero yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Wonosari–Yogyakarta, Padukuhan Siyono Wetan, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen, dievakuasi menggunakan kendaraan derek milik Dinas Perhubungan Gunungkidul, Kamis (30/7/2026). (Foto: Dzika Fajar / Radar Jogja) 

Mobil Mitsubishi Pajero yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Wonosari–Yogyakarta, Padukuhan Siyono Wetan, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen, dievakuasi menggunakan kendaraan derek milik Dinas Perhubungan Gunungkidul, Kamis (30/7/2026). (Foto: Dzika Fajar / Radar Jogja) 

 GUNUNGKIDUL – Ruas Jalan Wonosari–Yogyakarta di Padukuhan Siyono Wetan, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen kembali menjadi saksi kecelakaan maut. Seorang pengendara sepeda motor asal Kapanewon Rongkop meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah Mitsubishi Pajero, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 14.45 WIB.

‎Korban diketahui bernama Oki Nur Aditiya (25), warga Padukuhan Janglot, Kalurahan Pucanganom, Kapanewon Rongkop. Saat kejadian, ia mengendarai Honda Legenda bernomor polisi AB-2000-CD dari arah Yogyakarta menuju Wonosari.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, tabrakan terjadi ketika Mitsubishi Pajero bernomor polisi AD-1095-IC melaju dari arah Wonosari menuju Yogyakarta dengan kecepatan sedang. Di saat bersamaan, sepeda motor korban datang dari arah berlawanan. Warga yang berada di sekitar lokasi menyebut sepeda motor diduga bergerak terlalu ke kanan hingga melewati marka tengah jalan. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat benturan keras tak dapat dihindari.

‎Hasil penyelidikan awal Satlantas Polres Gunungkidul mengarah pada dugaan yang sama. Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul Ipda Sugiyanto mengatakan, sepeda motor korban diduga tidak berada di lajurnya saat melintasi ruas jalan yang lurus dan datar tersebut.

Baca Juga: Trik Jitu Menikmati Petai Tanpa Bawa Bencana Bau

‎ "Sepeda motor diduga berjalan terlalu ke kanan. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari," ujarnya.

‎Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka berat. Tim medis RSUD Wonosari yang melakukan pemeriksaan menemukan korban mengalami patah tulang pada tangan kanan, pendarahan dari telinga, serta tidak sadarkan diri. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

‎Kerasnya benturan juga tampak dari kondisi kedua kendaraan. Sepeda motor Honda Legenda yang dikendarai korban mengalami kerusakan parah hingga ringsek, sedangkan Mitsubishi Pajero mengalami kerusakan cukup berat pada bagian bemper depan. Pengemudi Pajero dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

‎Petugas Satlantas Polres Gunungkidul yang menerima laporan sekitar pukul 15.00 WIB langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi. Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Pengenalan Wajah Pangan Lokal yang Super Unik Dari Kimbab Kimpul, Salad Gembolo, Hingga Supreme Growol

‎Ipda Sugiyanto mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu disiplin berlalu lintas dan tidak mengambil jalur berlawanan, terutama di ruas jalan dua arah yang padat dilalui kendaraan.

‎"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berada di lajurnya, menjaga konsentrasi, dan tidak mengambil jalur kanan karena sangat berisiko menyebabkan kecelakaan fatal," pungkasnya. (Cr1)

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
Honda legenda Siyono Tabrakan maut tabrakan gunung kidul