Tangisan Subuh Bawa Warga ke Semak-semak, Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Tas di Semin Gunungkidul

Editor Content • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 06:43 WIB
Bayi laki-laki yang ditemukan warga di semak-semak belakang rumah di Padukuhan Kemejing I, Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin, Senin (3/8), (Dzika Fajar/Radar Jogja)
Bayi laki-laki yang ditemukan warga di semak-semak belakang rumah di Padukuhan Kemejing I, Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin, Senin (3/8), (Dzika Fajar/Radar Jogja)

 GUNUNGKIDUL – Warga Padukuhan Kemejing I, Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja ditinggalkan di area semak-semak belakang rumah warga, Senin (3/8/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup di dalam sebuah tas dan kini mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 05.30 WIB ketika seorang warga mendengar suara tangisan bayi dari arah belakang rumahnya. Awalnya, suara tersebut menimbulkan rasa penasaran karena berasal dari area yang dipenuhi semak dan jarang dilalui warga pada pagi hari.

Untuk memastikan sumber suara, warga kemudian mengajak Ketua RT setempat melakukan pengecekan. Beberapa warga lain turut membantu menyusuri lokasi hingga akhirnya menemukan sebuah tas berwarna cokelat yang berada di semak-semak dekat tanggul.

Saat tas dibuka, warga terkejut karena di dalamnya terdapat seorang bayi laki-laki yang dibalut menggunakan jaket berwarna biru. Bayi tersebut masih bernapas dan menangis sehingga segera dievakuasi ke rumah Ketua RT sebelum dibawa ke UPT Puskesmas Semin I untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Satpol PP Jogja Tertibkan Plang Replika Malioboro, Tujuh Properti Fotografer Disita usai Dikeluhkan Wisatawan

Aksi cepat warga membuat bayi itu segera memperoleh pertolongan. Setelah tiba di puskesmas, tenaga kesehatan langsung melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi fisiknya.

Kasi Humas Polres Gunungkidul, Iptu Tukiran Prakasa, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia mengatakan bayi ditemukan dalam keadaan selamat dan saat ini masih berada di bawah pengawasan tenaga medis.

Menurutnya, aparat kepolisian langsung melakukan penanganan begitu menerima laporan dari masyarakat. Proses penyelidikan kini dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Gunungkidul bersama Polsek Semin untuk mengungkap pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut.

Selain mengumpulkan keterangan dari para saksi, polisi juga melibatkan Unit Buru Sergap (Buser) Polres Gunungkidul guna menelusuri identitas orang tua maupun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Baca Juga: Fasilitas Sekolah Rakyat Kulon Progo Belum Lengkap, Siswa Jemur Pakaian di Pagar Asrama

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Semin I, dr. Shofi Hesfianto, memastikan kondisi bayi dalam keadaan baik setelah mendapatkan penanganan sejak sekitar pukul 06.00 WIB.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi tidak mengalami kondisi yang mengancam jiwa. Meski demikian, tenaga medis tetap melakukan observasi untuk memastikan kesehatan bayi tetap stabil sebelum proses penanganan berikutnya dilakukan.

Selama masih berada di puskesmas, bayi akan terus mendapatkan perawatan dan pemantauan. Selanjutnya, penanganan akan diteruskan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Sosial bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) sesuai prosedur yang berlaku dalam penanganan anak terlantar.

Koordinasi antarinstansi telah dilakukan agar bayi memperoleh perlindungan, perawatan, serta pendampingan yang layak sambil menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Baca Juga: Kedubes Iran di Jakarta Tegaskan Tak Pernah Kejar Senjata Nuklir, Respons Pernyataan Prabowo Soal Ancaman Perlombaan di Timur Tengah

Kasus ini menyita perhatian masyarakat karena lokasi penemuan berada di kawasan permukiman yang relatif tenang. Warga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap siapa yang tega meninggalkan bayi tersebut sehingga motif di balik peristiwa itu dapat diketahui.

Di sisi lain, peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Respons cepat warga yang mencari sumber tangisan dan segera memberikan pertolongan menjadi faktor utama yang menyelamatkan nyawa bayi tersebut.

Hingga kini, polisi masih terus mengembangkan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai informasi dan keterangan dari sejumlah pihak. Aparat berharap identitas pelaku dapat segera terungkap agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
Bayi Ditemukan di Semin Polres Gunungkidul Kapanewon Semin penemuan bayi gunungkidul