GUNUNGKIDUL - Kecelakaan maut nyaris terjadi di jalur utama Yogyakarta-Wonosari. Dua truk saling bertabrakan hingga terguling di Km 25, Padukuhan Bunder, Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk, Gunungkidul, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 14.25 WIB. Dugaan kuat, rem blong pada salah satu kendaraan saat melaju di jalan menurun menjadi pemicu utama.
Kecelakaan melibatkan truk Canter berplat AB 8485 AD yang dikemudikan Susanto (45), warga Siraman, Kapanewon Wonosari, serta truk dump Hino berplat AB 8930 AK yang dikemudikan Sujadi (64), warga Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Kedua kendaraan saat itu melaju searah dari Yogyakarta menuju Wonosari. Truk Canter berada di posisi depan, sementara truk dump Hino mengikuti di belakangnya.
Sesampainya di lokasi yang merupakan jalan menurun dengan marka tidak terputus, truk dump Hino diduga mengalami rem blong. Kendaraan itu kemudian kehilangan kendali dan menghantam bagian belakang kanan truk Canter. Benturan hebat membuat kedua truk terguling di badan jalan.
Kasi Humas Polsek Patuk, Aiptu Purwanto, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, rem blong menjadi dugaan awal mengapa kendaraan kehilangan kendali.
Baca Juga: PSIM Jogja Rekrut Striker Paraguay Mauro Caballero, Lini Depan Makin Tajam untuk Super League
“(Truk dump Hino) hilang kendali dan menabrak bak belakang sebelah kanan dari truk Canter yang mengakibatkan kedua truk tersebut terguling,” ujar Purwanto.
Kedua pengemudi mengalami luka, namun masih dalam kondisi sadar. Susanto menderita lecet di lutut kaki kanan dan tangan kanan. Sementara Sujadi mengalami lecet di tangan kanan, ditambah nyeri serta sesak di bagian dada. Ia harus menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Piyaman, Wonosari.
Selain menelan korban luka, kecelakaan juga membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Truk Canter mengalami kerusakan pada bak belakang, kabin penyok, dan kaca depan pecah. Adapun truk dump Hino mengalami kerusakan pada kabin depan serta kaca depan yang hancur.
Laporan pertama dari masyarakat masuk ke petugas sekitar pukul 14.30 WIB. Penanganan selanjutnya dilimpahkan kepada Unit Laka Satlantas Polres Gunungkidul untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: 25 Siswa SD di Prambanan Sleman Alami Gejala Keracunan, Dinkes Kirim Sampel MBG ke Lab
Polisi mengingatkan seluruh pengemudi, khususnya yang mengendalikan kendaraan besar, agar selalu memastikan kondisi rem dan kelayakan kendaraan sebelum melewati jalur menurun. Menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan juga menjadi kunci untuk mencegah kecelakaan serupa.
Jalur Yogyakarta-Wonosari memang dikenal memiliki beberapa titik turunan yang cukup curam. Peristiwa di Patuk ini menjadi peringatan keras bagi semua pengguna jalan agar lebih waspada. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, luka yang diderita kedua pengemudi dan kerusakan kendaraan menjadi bukti betapa berbahayanya rem blong di jalan menurun.
Sementara proses investigasi berlanjut, warga dan pengguna jalan lainnya berharap agar infrastruktur serta kesadaran keselamatan terus ditingkatkan di jalur strategis ini. (cr1)
Editor : Iwa Ikhwanudin