RADAR MALIOBORO – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Cibingbin berlangsung dengan cara yang tak biasa. Warga menggelar lomba panjat pinang, tetapi peserta yang menjadi sorotan justru bukan manusia, melainkan sejumlah kucing peliharaan.
Jika lomba panjat pinang umumnya diikuti warga yang saling bahu-membahu untuk mencapai puncak dan mengambil hadiah, kali ini konsepnya dibuat khusus untuk para anabul. Tiang yang menjadi arena permainan dihiasi makanan yang mampu menarik perhatian kucing.
Salah satu hadiah yang paling mencuri perhatian adalah kepala ayam. Makanan tersebut sengaja ditempatkan di bagian atas sebagai pemancing agar kucing tertarik memanjat dan berusaha meraihnya.
Baca Juga: The Javanese Cultural Festival 2026, Ruang Lintas Budaya Ndalem Yudhonegaran
Kucing-kucing itu pun terlihat berusaha menaklukkan arena yang telah disiapkan. Tingkah mereka saat memanjat dan berebut mencapai makanan menjadi tontonan tersendiri bagi warga.
Anak-anak yang menyaksikan perlombaan tampak antusias. Aksi para kucing yang berusaha mencapai kepala ayam menghadirkan suasana berbeda dibandingkan perlombaan 17 Agustus pada umumnya.
Viral di Media Sosial
Awalnya, lomba unik tersebut hanya menjadi bagian dari hiburan warga dalam memeriahkan rangkaian kegiatan Agustusan. Namun, momen kucing mengikuti lomba panjat pinang kemudian menarik perhatian lebih luas setelah videonya dibagikan melalui media sosial, termasuk Instagram.
Konsep tersebut menunjukkan kreativitas warga dalam merayakan kemerdekaan. Jika selama ini perlombaan 17 Agustus identik dengan aktivitas manusia, warga Cibingbin justru menghadirkan hiburan yang melibatkan hewan peliharaan.
Baca Juga: Bukan Dari Abad Modern, Ternyata Fast Food Sudah Ada Sejak Abad Pertengahan
Panjat pinang sendiri merupakan salah satu permainan yang lekat dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Biasanya, peserta harus bekerja sama menaiki batang atau tiang yang dibuat licin untuk mendapatkan hadiah yang ditempatkan di bagian atas.
Namun, versi yang digelar warga Cibingbin ini tentu memiliki konsep berbeda. Tidak ada aksi saling memanjat antarmanusia, melainkan tingkah spontan kucing yang berusaha mencapai makanan favoritnya.
Kehadiran lomba tersebut menjadi hiburan sederhana yang mampu mengundang tawa dan keceriaan warga. Kreativitas semacam ini sekaligus memperlihatkan bahwa semangat memeriahkan kemerdekaan dapat dikemas dalam berbagai bentuk yang unik dan menghibur.
Editor : Bahana.