Mengalami masalah jerawat yang tak kunjung sembuh meski sudah memakai rangkaian perawatan wajah (skincare) mahal tentu sangat menyebalkan.
Banyak orang terus berfokus berganti-ganti produk pembersih atau krim jerawat, tanpa menyadari bahwa pemicu utamanya justru berasal dari benda yang bersentuhan langsung dengan wajah setiap malam, yakni seprai dan sarung bantal.
Secara tidak sadar, sarung bantal yang digunakan setiap malam menjadi sarang penumpukan berbagai kotoran. Minyak alami kulit, sisa produk perawatan rambut, keringat, hingga sel-sel kulit mati menempel dan mengendap di serat kain.
Saat tidur, posisi wajah yang menempel pada permukaan kain kotor tersebut menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri penyebab jerawat untuk berkembang biak dengan cepat.
Baca Juga: Lisa BLACKPINK Torehkan Rekor Baru Lewat MV “SaWaDiKa”
Kombinasi antara kotoran, minyak, dan gesekan berulang antara permukaan kain dengan kulit wajah selama berjam-jam dapat menyumbat pori-pori secara berulang.
Akibatnya, peradangan kulit tidak kunjung mereda, bahkan memicu kemunculan jerawat-jerawat baru.
Produk skincare yang diaplikasikan sebelum tidur pun menjadi tidak efektif karena kulit kembali terpapar bakteri dan kotoran dari alas tidur yang tidak bersih.
Untuk mencegah masalah ini, para ahli kesehatan kulit sangat menyarankan agar sarung bantal diganti setidaknya 3 hingga 4 hari sekali, atau maksimal seminggu sekali untuk seprai.
Selain itu, pilihlah bahan sarung bantal yang lembut dan ramah bagi kulit seperti katun halus atau sutra guna meminimalkan iritasi gesekan. Gunakan pula detergen khusus kulit sensitif tanpa pewangi berlebih saat mencucinya agar kulit tetap bersih dan terbebas dari jerawat.
Editor : Bahana.