Mitos atau Fakta: Benarkah Mencabut Uban Bisa Memicu Uban Baru?

Regina Renate Yosuana • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 15:43 WIB
Kebiasaan mencabut uban harus segera dihindari.
Kebiasaan mencabut uban harus segera dihindari.

RADAR MALIOBORO — Melihat satu atau dua helai uban muncul di antara rambut hitam sering kali membuat seseorang spontan ingin mencabutnya. Pinset pun menjadi pilihan untuk menghilangkan rambut putih tersebut.

Namun, muncul anggapan bahwa mencabut satu uban justru dapat membuat uban lain tumbuh lebih banyak. Benarkah demikian?

Secara medis, anggapan tersebut tidak terbukti. American Academy of Dermatology menjelaskan bahwa mencabut uban tidak membuat rambut lain di sekitarnya ikut berubah menjadi putih atau abu-abu.

Setiap helai rambut tumbuh dari folikel yang berbeda. Karena itu, ketika satu uban dicabut, tindakan tersebut tidak akan memengaruhi folikel rambut di sekitarnya dan membuatnya menghasilkan uban secara tiba-tiba.

Meski demikian, mencabut uban bukan berarti sepenuhnya tanpa risiko. Jika dilakukan berulang kali pada folikel yang sama, kebiasaan tersebut dapat menyebabkan rambut di area tertentu menjadi lebih tipis. Rambut yang tumbuh kembali dari folikel tersebut juga tetap berpotensi berwarna abu-abu atau putih.

Lantas, mengapa uban bisa muncul?

Baca Juga: Tren Nostalgia Style 80-an Viral di Medsos, Intip Gaya Artis Hingga Cara Edit Foto Pakai AI!

Warna rambut ditentukan oleh melanin, yakni pigmen yang diproduksi di dalam folikel rambut. Seiring bertambahnya usia, produksi melanin dapat menurun sehingga rambut kehilangan warna alaminya dan berubah menjadi abu-abu atau putih.

Selain faktor usia, kemunculan uban lebih dini juga dapat dipengaruhi sejumlah faktor lain. Di antaranya faktor genetik, stres, pola makan, kebiasaan merokok, kondisi autoimun, hingga masalah kesehatan tertentu.

Dengan demikian, anggapan bahwa mencabut satu uban akan membuat uban tumbuh semakin banyak merupakan mitos. Satu folikel yang menghasilkan uban tidak secara otomatis membuat folikel lain di sekitarnya ikut memutih.

Meski begitu, mencabut uban berulang kali tetap sebaiknya dihindari karena dapat mengganggu folikel rambut. Jika uban muncul secara tidak biasa, terutama disertai kerontokan atau perubahan kondisi rambut lainnya, pemeriksaan ke dokter kulit dapat membantu mengetahui penyebabnya.



Editor : Bahana.
uban mitos kesehatan rambut putih mencabut uban kesehatan rambut