Ombak Besar Terjang Wisatawan di Pantai Jungwok Gunungkidul, Seorang Ibu Asal Solo Meninggal Dunia

Iwa Ikhwanudin • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 13:57 WIB
Empat wisatawan terseret ombak besar saat berfoto di bebatuan Pantai Jungwok, Gunungkidul, Minggu (13/9). Satu korban asal Surakarta meninggal dunia, tiga lainnya selamat setelah dievakuasi tim SAR.
Empat wisatawan terseret ombak besar saat berfoto di bebatuan Pantai Jungwok, Gunungkidul, Minggu (13/9). Satu korban asal Surakarta meninggal dunia, tiga lainnya selamat setelah dievakuasi tim SAR. (Dzika/Radar Jogja) 

GUNUNGKIDUL – Momen liburan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi tragedi di Pantai Jungwok, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, Minggu (13/9). Empat wisatawan terseret ombak besar hingga terbawa ke tengah laut saat asyik mengabadikan momen di atas bebatuan pantai.

Peristiwa nahas ini bermula ketika rombongan berisi 14 wisatawan tiba di kawasan pantai sekitar pukul 10.00 WIB. Tujuh orang dari rombongan tersebut memutuskan berjalan menuju area bebatuan untuk berswafoto, memanfaatkan pemandangan alami yang menjadi daya tarik utama pantai selatan Gunungkidul ini.

Tanpa disangka, gelombang besar tiba-tiba menghantam kawasan bebatuan tempat para wisatawan berpijak. Empat orang di antaranya langsung terseret dan hanyut ke tengah laut dalam sekejap, membuat suasana yang tadinya ceria berubah mencekam.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I, Sunu Handoko Bayu Sagara, membenarkan kejadian tersebut. Ia menuturkan bahwa gelombang datang secara tiba-tiba tanpa memberi banyak waktu bagi para korban untuk menyelamatkan diri.

Mendapat laporan kejadian, petugas SAR yang berjaga di sekitar lokasi langsung bergerak cepat. Tim SAR Jungwok, dibantu personel Pamobvit Polres Gunungkidul dan warga sekitar, tanpa ragu terjun ke laut untuk mendekati posisi para korban yang terombang-ambing ombak.

Baca Juga: Beda Usia Beda Vibes, Alasan Kenapa Ngestan Semua Unit NCT Nggak Pernah Bikin Bosan

Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Petugas memanfaatkan tali throwing bag guna menjangkau dan menarik satu per satu korban menuju tepian, mengingat kondisi ombak yang masih cukup besar dan berisiko bagi tim penolong sendiri.

Berkat kerja sama tim, keempat korban akhirnya berhasil dibawa ke daratan. Namun, kabar duka datang dari salah satu korban bernama Walini, 39, warga Kratonan, Serengan, Surakarta, yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Walini segera dilarikan ke Puskesmas Girisubo guna mendapat penanganan medis darurat. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia tak lama setelah tiba di fasilitas kesehatan tersebut.

Sementara itu, tiga korban lainnya dapat diselamatkan dengan kondisi yang bervariasi. Diki Kurniati, 31, warga Pondok, Grogol, Sukoharjo, berhasil dievakuasi tanpa cedera serius, sementara Maria Kristanti, 46, sempat mengalami sesak napas akibat banyak menelan air laut selama terombang-ambing.

Baca Juga: Istrinya Fans Berat ILLIT, Kejutan Pernikahan Pria Korea Ini Sukses Bikin Netizen Iri

Adapun Wijinem, 50, mengalami luka ringan setelah tubuhnya terbentur bebatuan saat berusaha bertahan dari terjangan ombak. Ketiganya kini dalam kondisi selamat dan mendapat perawatan sesuai kebutuhan masing-masing.

Kejadian ini kembali mengingatkan wisatawan akan bahaya berfoto di area bebatuan pantai selatan yang dikenal memiliki ombak besar dan arus tak terduga. Petugas mengimbau pengunjung untuk selalu waspada dan mematuhi rambu peringatan yang ada di lokasi wisata.

Pantai Jungwok sendiri merupakan salah satu destinasi tersembunyi di Gunungkidul yang menawarkan panorama tebing dan batu karang eksotis, namun menyimpan risiko tinggi bagi wisatawan yang lengah terhadap kondisi alam sekitarnya. (cr1) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
Pantai Jungwok wisatawan terseret ombak SAR Gunungkidul wisata pantai selatan gunungkidul