Galodo Hantam Pusat Pemerintahan Solok, 100 Rumah Terendam dan Akses Padang-Solok Sempat Lumpuh

Della Hardi Puspita • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 01:55 WIB
Kondisi permukiman warga di Arosuka, Gunung Talang, Kabupaten Solok yang tertimbun material lumpur, kayu, dan batu sisa galodo pada Selasa (22/9/2026).
Kondisi permukiman warga di Arosuka, Gunung Talang, Kabupaten Solok yang tertimbun material lumpur, kayu, dan batu sisa galodo pada Selasa (22/9/2026).

 

RADAR MALIOBORO - Bencana galodo atau banjir bandang menghantam jantung pemerintahan Kabupaten Solok di kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Senin (21/9/2026) malam sekitar pukul 19.45 WIB. 

Bencana dipicu hujan lebat yang mengguyur lereng Gunung Talang sejak sore hari. Curah hujan tinggi membuat aliran dari perbukitan di belakang komplek perkantoran Pemkab Solok meluap dan membawa material berat.

Material banjir bukan hanya air. Kombinasi pasir, batu, dan lumpur pekat mengalir deras dan menerjang permukiman serta gedung pemerintahan. Saking derasnya, lumpur bahkan masuk hingga ke bagian dalam kantor-kantor dinas.

Data sementara yang dihimpun di lapangan cukup memprihatinkan. Relawan PMI Kabupaten Solok, Mu'amar Aziz, mencatat ada 100 rumah warga dan 10 gedung perkantoran Pemkab Solok yang terdampak.

"Dari jumlah itu, sekitar 50 warga terpaksa mengungsi, "ujar Mu'amar, Selasa (22/9).

Para pengungsi untuk sementara ditampung di tiga lokasi aman, yaitu Mapolres Solok, Rumah Dinas Wakil Bupati Solok, dan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Solok. Hingga Selasa pagi, tim gabungan masih terus melakukan pencarian, evakuasi, dan pembersihan material.

Baca Juga: Sensasi Gurih Pedas Sate Cumi di Maguwoharjo: Jajanan Bintang Lima, Harga Ramah di Kantong

Di sisi lain, kabar baik datang dari sektor aksesibilitas. Jalur vital di jalan lingkar Pintu Angin, Koto Gaek Guguk, Kabupaten Solok, yang sebelumnya lumpuh total tertutup material longsor sejak Senin malam, kini sudah kembali bisa dilalui.

Pada Selasa (22/9/2026) pagi, jalur penghubung Solok - Padang tersebut sudah dibuka secara terbatas. Petugas di lapangan saat ini memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengatur kendaraan dari dua arah agar tidak terjadi penumpukan.

Dengan dibukanya kembali akses ini, mobilitas masyarakat dari Solok menuju Padang maupun sebaliknya berangsur normal. Meski demikian, kepolisian mengimbau pengendara tetap ekstra hati-hati karena kondisi jalan masih licin dan basah akibat sisa material lumpur yang belum sepenuhnya dibersihkan.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Galodo Arosuka solok sumatera barat banjir