Diduga Rem Bermasalah, Dump Truk Seruduk Tiga Kendaraan di Depan Baitul Jannah Lampung

Maria Margaretha Nirong Gedo • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 02:15 WIB
Kecelakaan beruntun di depan Sekolah Baitul Jannah, Jalan Pramuka, Bandar Lampung, Selasa (22/9/2026). (Tangkapan layar TikTok Berita Lampung)
Kecelakaan beruntun di depan Sekolah Baitul Jannah, Jalan Pramuka, Bandar Lampung, Selasa (22/9/2026). (Tangkapan layar TikTok Berita Lampung)

RADAR MALIOBORO – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Pramuka, tepat di depan Sekolah Baitul Jannah, Bandar Lampung, Selasa (22/9/2026) pagi. Sebuah dump truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman hingga menabrak tiga kendaraan yang berada di depannya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Kecelakaan melibatkan empat kendaraan secara keseluruhan, yakni satu dump truk, satu sepeda motor Yamaha Mio J, satu Daihatsu Terios, dan satu Toyota Innova.

Saat kejadian, dump truk melaju dari arah Kemiling menuju Rajabasa. Ketika tiba di sekitar lokasi, kendaraan berat tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Laju dump truk kemudian tidak dapat dikendalikan dengan baik. Kendaraan tersebut akhirnya menghantam kendaraan yang bergerak searah di depannya.

Benturan pertama melibatkan sepeda motor Yamaha Mio J. Setelah itu, dump truk juga menabrak Daihatsu Terios dan Toyota Innova yang berada di jalur yang sama.

Baca Juga: Tak Sekadar Bawa Bantuan, Mahasiswa Hadir Pulihkan Trauma Korban Gempa NTT

Kecelakaan tersebut membuat sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Seorang pengendara sepeda motor juga mengalami luka akibat insiden tersebut dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. 

Tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun korban luka berat dalam kecelakaan tersebut berdasarkan keterangan awal kepolisian. Polisi masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap dampak kecelakaan.

Insiden yang terjadi pada pagi hari itu juga sempat memengaruhi kelancaran lalu lintas di Jalan Pramuka. Petugas kepolisian turun ke lokasi untuk menangani kecelakaan sekaligus mengatur arus kendaraan.

Satlantas Polresta Bandar Lampung melakukan olah tempat kejadian perkara setelah kecelakaan. Kendaraan yang terlibat turut diamankan untuk menjadi barang bukti dalam proses pemeriksaan.

Petugas juga mengumpulkan informasi dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi. Rekaman kamera pengawas atau CCTV di kawasan tersebut turut ditelusuri untuk membantu mengetahui rangkaian kecelakaan secara lebih jelas.

Dugaan gangguan pengereman pada dump truk menjadi salah satu bagian yang diperiksa polisi. Namun, kondisi tersebut belum dapat disebut sebagai kesimpulan akhir penyebab kecelakaan karena proses penyelidikan masih berlangsung. 

Kecelakaan tersebut menjadi perhatian karena terjadi di salah satu ruas jalan yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas pada pagi hari. Kendaraan berat yang mengalami masalah teknis dapat menimbulkan risiko besar ketika berada di tengah arus lalu lintas.

Pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan. Sistem pengereman, khususnya pada kendaraan besar, perlu dipastikan dalam kondisi baik sebelum digunakan di jalan raya.

Baca Juga: Air Bersih Mengalir Setelah Bor 80 Meter, Warga Langedhawe Nagekeo NTT Ucap Syukur

Pengendara lain juga perlu menjaga jarak aman ketika berada di belakang kendaraan berat. Jarak yang cukup dapat memberikan waktu untuk melakukan antisipasi apabila kendaraan di depan mengalami kendala.

Hingga Selasa siang, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kecelakaan di depan Sekolah Baitul Jannah tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan kronologi serta penyebab kecelakaan berdasarkan kondisi kendaraan, keterangan saksi, dan bukti yang ditemukan di lokasi.

Kecelakaan ini melibatkan empat kendaraan, dengan tiga kendaraan berada di depan dump truk dan menjadi objek benturan. Satu pengendara motor mengalami luka, sementara proses penanganan dan penyelidikan masih dilakukan aparat kepolisian.

(Maria Margaretha Nirong Gedo) 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Dump truck Truk rem blong rem blong kecelakaan maut