RADAR MALIOBORO - Tim Stuart mengatakan tujuan utama Microsoft adalah menghadirkan semua konten dan layanannya "ke setiap layar yang dapat memainkan game." Seperti dilansir gamedaim, hal tersebut diungkap Stuart saat acara Wells Fargo TMT Summit (via TechRaptor).
"Ketika Anda memikirkan bisnis, permainan yang berkaitan dengan Microsoft dan Activision, leverage operasi dan perluasan margin tentu saja merupakan bagian dari teka-teki," kata Stuart.
Stuart menjelaskan ada sedikit perubahan strategi yang belum dipublikasikan. Misi mereka adalah menghadirkan pengalaman eksklusif dan layanan berlangganan ke setiap layar game.
"Pada tingkat tertinggi, Anda akan beralih dari entitas pihak ketiga dengan margin rendah yang kami jual di toko kami menjadi bisnis unik dengan margin tinggi. Jadi ketika Anda berpikir tentang komponen Xbox dari Call of Duty, Anda beralih dari bisnis dengan margin rendah ke bisnis dengan margin tinggi. Kemudian berkembang dan mengatakan bahwa kami sekarang menghasilkan pendapatan dengan margin tinggi di PlayStation dan Nintendo," ujarnya.
Pada Mei 2023, CEO Microsoft Gaming Phil Spencer mengatakan, Microsoft salah jika berpikir bahwa membuat game konsol yang bagus dapat membantunya menyalip PlayStation dan Nintendo dalam penjualan perangkat keras. “Tugas kami bukanlah untuk mengalahkan (Sony atau Nintendo dalam hal konsol). Tidak ada solusi atau kemenangan bagi kami. “Saya tahu ini akan membuat marah banyak orang, tapi itulah kenyataannya,” kata Spencer. (ila)
Editor : Reren Indranila